Saturday, 17 August 2019

Salahi Izin, Satu dari Empat Bangunan Mewah di Obrak-abrik Satpol PP

Selasa, 12 Februari 2019 — 18:14 WIB
Petugas sedang membongkar bangunan mewah yang menyalahi ijin. (wandi)

Petugas sedang membongkar bangunan mewah yang menyalahi ijin. (wandi)

JAKARTA –  Satu dari empat rumah mewah di Jalan Pringgodani RT 03/03 Kelurahan Pondok Labu,  Kecamatan Cilandak,  Jakarta Selatan diobrak-abrik Satpol PP,  Selasa (12/2/2019).

Pembongkaran paksa ini dilakukan karena bangunan tersebut tidak sesuai izin mendirikan bangunan (IMB).

“Sebenarnya ada 4 bangunan (tidak sesuai IMB) dan rekomteknya masing-masing. Dua bangunan prioritas bongkar. Jadi hari ini satu rumah yang dibongkar dan satu rekomtek lagi besok kita lanjutkan pembongkarannya, ” kata Kepala Satpol PP Jaksel Ujang Harmawan didampingi Kasi Trantibum Satpol PP Jaksel Luasman Manihuruk .

Menurutnya, satu bangunan yang dibongkar ini terpaksa dilakukan karena tidak sesuai dengan IMB yang dikeluarkan PTSP. Pembangunan yang dilakukan pemilik melanggar jarak bebas belakang seluas 3×5 meter.

tangga

Sementara itu,   Kepala Seksi Citata Kecamatan Cilandak Bambang Sumedi menegaskan, selain melanggar jarak bebas belakang, pembangunan lantai mezanin juga melanggar IMB. Sebelum dibongkar pihaknya sudah melayangkan surat kepada pemiliknya, karena hingga batas waktu yang ditentukan tak kunjung di bongkar,  pihaknya terpaksa mengambil tindakan tegas.

“Kalau kelebihan lantai bisa direvisi atau masuk proses IMB. Tapi kalau jarak bebas belakang itu mutlak harus ada beberapa meter. Karena melanggar itulah kami mengambil tindakan tegas membongkarnya” kata Bambang.

Sedangkan Ketua RW 03 Kelurahan Pondok Labu, Entong mengaku mendukung pembongkaran bangunan tersebut. Namun, ia meminta pembongkaran rumah miliaran itu tidak hanya pada bagian belakang saja.

“Bagian depannya juga dirusak sekalian sama jendelanya, biar kapok sekalian dah. Kami  warga gerah dengan adanya pembangunan unit-unit rumah mewah itu. Sebab, tembok perumahan yang dibangun lebih tinggi dari bangunan masjid di sekitarnya,” terang Entong. (wandi/tri)