Sunday, 25 August 2019

Anggota Dishub Gadungan Ditangkap

Rabu, 13 Februari 2019 — 19:11 WIB
Petugas Dinas perhubungan gadungan yang diamankan. (Ifand)

Petugas Dinas perhubungan gadungan yang diamankan. (Ifand)

JAKARTA – Seorang anggota Dinas Perhubungan DKI gadungan, diamankan petugas, Rabu (13/2/2019).

Pria tersebut ditangkap karena selama ini kerap menggelar razia seorang diri dan bahkan beberapa waktu lalu menindak pengendara sepeda motor yang dinilai melanggar.

Suwandi (44), anggota dishub gadungan yang diamankan petugas Sudinhub Jakarta Timur di kawasan jalan perempatan Cawang, saat tengah mengatur lalulintas. Pria yang setiap harinya lengkap menggunakan atribut layaknya petugas sesungguhnya, ditemukan beberapa buah buku KIR dan surat tilang.

Kasi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Slamet Dahlan mengatakan, diamankannya Suwandi, setelah pihaknya beberapa kali mendapat laporan dari warga.

Dimana ada seorang anggota dishub yang sering melakukan razia seorang diri. “Razia yang dilakukannya itu dibeberapa lokasi di Jakarta Timur,” katanya, Rabu (13/2).

Salah satu contohnya, kata Dahlan, pada pekan lalu Suwandi menilang pengendara motor di perempatan Pasar Rebo. Pria itu pun meminta uang damai Rp100 ribu pada pengendara motor yang notabene istri pegawai Irbanko Jakarta Selatan. “Dari penilangan itu, si istri juga melaporkan hal tersebut,” ujarnya.

Dari semua laporan, kata Dahlan, tim yang bertugas terus mencari keberadaan Suwandi. Akhirnya pria 44 tahun itu dapat diamankan saat tengah beroperasi di kawasan Cawang Interchange.

“Saat kami lakukan pemeriksaan, Suwandi tak dilengkapi surat perintah tugas dan mengaku PNS,” ungkapnya.

Saat diamankan petugas, sambung Dahlan, pihaknya menemukan enam buku KIR milik pengendara yang ditilang. Tak hanya itu, petugas juga mendapati empat lembar kertas tilang palsu, KTP dan dompet pelaku serta seragam  PDL.

“Selama ini orang menyangka bahwa dia petugas asli, namun nyatanya petugas gadungan,” terangnya.

Meski sudah menemukan berbagai surat-surat, lanjut Dahlan, Suwandi masih tetap berkelit. Dimana pria ini mengaku bahwa dirinya adalah anggota Sudin Perhubungan Jakarta Pusat.

“Namun saat dicroscek ternyata tidak ada nama tersebut. Akhirnya tersangka kami amankan dan diserahkan ke polres Jakarta Timur,” terangnya.

Sejauh ini, kata Dahlan, pihaknya juga sudah koordinasi ke Dinas Perhubungan DKI dan diperintahkan untuk menindaklanjutinya. Karena itu pihaknya langsung menyerahkan pelaku ke polisi untuk diproses lebih lanjut. “Saat ini sudah kami serahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut atas perbuatannya,” pungkasnya. (Ifand/tri)