Friday, 26 April 2019

Bangun 190 Sumur Vertikal Sedot Rp1,8 Miliar

Rabu, 13 Februari 2019 — 0:18 WIB
Foto istimewa

Foto istimewa

JAKARTA – Pemkot Jakarta Barat tahun ini akan membangun 190 sumur vertikal dengan biaya APBD Rp1,8 miliar. Tahap awal, pembangunan tersebut dipusatkan di kantor pelayanan publik di tiga kecamatan

“Keberadaan drainase vertikal ini untuk mengatasi banjir maupun kekeringan saat musim kemarau. Prioritas di tiga kecamatan meliputi Kembangan, Kebon Jeruk dan Palmerah,” kata Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi (Sudis PE) Jakarta Barat, Ery Ghazali, Selasa (12/2).

Menurut Ery, sumur vertikal yang dibangun di tiga kecamatan itu akan diprioritaskan di puskesmas, kantor kelurahan dan kantor kecamatan. Masing-masing di lokasi tersebut akan dibangun beberapa titik.

Setiap sumur vertikal dibangun dengan diameter 1 meter dengan kedalaman hingga empat meter, dan luas lahan sekitar 20 meter persegi.

“Fungsi utama sumur vertikal untuk menangkap air hujan sehingga tidak langsung ke jalan,” jelasnya.

Kepala Seksi Industri dan ESDM Sudis PE Jakarta Barat, Deny Listiantoro, menjelaskan pihaknya tengah mendata titik lokasi di tiga kecamatan yang akan dibangun sumur resapan.

Sebelumnya Sudis PE Jakarta Barat membangun 512 titik drainase vertikal di delapan kecamatan beberapa tahun lalu. “Namun segera akan dicek kondisi terakhir dari sumur vertikal tersebut,” ujarnya. (rachmi/ruh)