Saturday, 16 February 2019

Buku, Puisi dan Film Dokumenter dari Bambang Saputra untuk Sang Presiden

Rabu, 13 Februari 2019 — 6:23 WIB
Profesor Bambang Saputra Merilis Buku. (mia)

Profesor Bambang Saputra Merilis Buku. (mia)

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Suara Perjuangan Artis Indonesia (Spaindo), Prof. Bambang Saputra merasa tergerak hatinya membedah buku miliknya, ‘Kado Anak Negeri Untuk Sang Presiden’ dan dikaitkan dengan kondisi tanah air yang memasuki tahun politik pemilihan Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019.

“Saya memberikan suatu masukan bagaimana roda pemerintahan itu berjalan semestinya dan mencari solusi kesadaran para pemimpin yang berketuhanan dengan menjaga amanat masyarakat Indonesia dengan baik,” tutur Prof. Bambang Saputra.

Sebelum berdiskusi soal bukunya, pria kelahiran 26 Mei 1981 ini juga membacakan puisi ciptaannya berjudul ‘Tembang Jiwa Anak Negeri’ dan pemutaran film tentang anak-anak desa yang menginginkan perubahan positif di daerahnya.
“Puisi itu saya ciptakan untuk neragawan dan untuk filmnya sendiri memiliki pesan moral khusus dari anak anak desa yang merupakan orang-orang pinggiran yang berharap pembangunan seperti bandhara, tol, pabrik dan pembangunan lainnya supaya bermanfaaat bagi orang di sekitarnya dan saya berharap siapa pun presidennya harus bebas dari KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,”ucap Alumni UIN Sumatera Utara, Medan, yang juga menyutradarai dan memproduseri sendiri film dokumenter tersebut.
Bambang Saputra yang tergolong cendikiawan muda yang peduli terhadap dunia politik, seni dan budaya. “Saya kagum beliau masih muda sudah jadi profesor. Bukunya unik, bahasanya akademis, penuh etika, kebangsaan dan agamis, bahkan di dalam bukunya ada unsur jenakanya yang mengocok perut,” tutur pedangdut senior Johny Iskandar.

Hal senada juga dikatakan Dodi Permana, Ketua Gabungan Anak Jalanan Indonesia sekaligus ini mengatakan jika buku tersebut sangat bermanfaat. (mia/d)