Tuesday, 19 February 2019

Kenaikan Tarif Tol Bandara Mendadak Ditunda

Rabu, 13 Februari 2019 — 22:42 WIB
tol-jakarta-bandara-soetta

JAKARTA– Secara mendadak PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunda kenaikan tarif Tol Sedyatmo atau yang dikenal Tol Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

Padahal seperti diumumkan sebelumnya tarif tol Bandara naik mulai pukul 00.00 14 Februari atau tinggal 1,5 jam lagi.

(Baca: Tarif Tol Bandara Soekarno Hatta Naik)

Dalam keterangan tertulisnya, AVP Corporate Communications Jasa Marga Irra Susiyanti mengatakan, alasan penundaan ini guna mengoptimalkan sosialisasi.

“Guna memberikan sosialisasi yang lebih optimal kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan tol, penyesuaian tarif jalan Tol Prof Dr Ir Soedijatmo ditunda sampai waktu yang akan diinformasikan kemudian,” demikian keterangan tertulis yang diterima wartawan Rabu (13/2/2019).
Senin lalu Direktur Operasi II Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan, tarif tol Sedyatmo akan disesuaikan. Misalnya tarif tol untuk golongan kendaraan I dari Rp 7.000 menjadi Rp 7.500.
Menurut Subakti Sykur, penyesuaian ini sesuai dengan Undang-undang 38 Tahun 2004 tentang Jalan di mana penyesuaian tarif dilakukan 2 tahun sekali sesuai dengan laju inflasi. Penyesuaian ini juga terjadi pada golongan kendaraan yang lain.
Sedangkan Golongan III tetap Rp 10.000. Bahkan untuk Golongan IV turun dari Rp 12.500 menjadi Rp 11.000. Golongan V dari Rp 15.000 menjadi Rp11.000.

Ketika diumumkan bakal naik sempat dipertanyakan oleh Refrizal, anggota DPR . Bahkan anggota Fraksi PKS itu mengaku prihatin dengan naiknya tarif tol Bandara Soetta. ”Mengapa sekarang semuanya harga naik? Mulai harga tiket pesawat dan bagasi juga naik. Akibatnya rakyat yang menjadi korban,” katanya.

Refrizal mengingatkan pemerintah agar tidak manaikan tarif tol, minimal setelah Pilpres. “Kalau mau naik, sebaiknya setelah Pilpres. Mengapa sekarang dinaikkan,” katanya. (B)