Saturday, 20 April 2019

Jaga Daya Tahan Tubuh, Jadi Alasan Jupiter Kembali nyabu

Kamis, 14 Februari 2019 — 16:43 WIB
Instagram Jupiter Fortissimo

Instagram Jupiter Fortissimo

JAKARTA – Demi menjaga daya tahan tubuh, ┬ájadi alasan artis Jupiter Fortissimo kembali mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

Padahal pemain film ‘Terowongan Cassablanca’ ini baru saja menghirup udara kebebasan pada 27 Juli 2018 lalu setelah divonis 2,5 tahun penjara akibat terbukti memiliki sabu seberat 0,54 gram.

Sebelumnya ia diciduk oleh polisi pada 10 Mei 2016 lalu. Namun lagi-lagi, Jupiter dirungkis polisi karena penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

“Menurut pengakuan JF, motif menggunanakan narkotika untuk daya tahan tubuh,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Kamis (14/2/2019).

Argo pun menegaskan kalau pemikiran semacam itu salah besar. Sebab, penggunaan narkotika tidak dapat menjaga daya tahan tubuh, justru sebaliknya.

“Ini lah yang kadang-kadang jadi salah kaprah. Daya tahan tubuh menggunakan narkotika itu keliru. Kalau mau daya tahan kuat ya makan buah, minum vitamin c, dan olahraga,” serunya.

Alibi menggunakan narkotika demi menjaga daya tahan tubuh bukan hanya terlontar dari Jupiter saja. Sebelumnya Selebgram Reva Alexa, lalu musisi dan pencipta lagu ‘Goyang Nasi Padang’ Yanto Sari, juga menggunakan alasan serupa terkait penggunaan barang haram tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Jupiter ditangkap di kosannya yang berada di kawasan Tomang, Jakarta Barat, pada Senin (11/2/2019) sekitar pukul 07.00 WIB. Tidak ditangkap sendirian, Jupiter ditangkap bersama kurir narkotika bernama Eko. Argo menyebutkan kalau sabu yang dimiliki oleh Jupiter didapatkannya dari tersangka Eko dengan membayar senilai Rp. 400 ribu.

Polisi juga berhasil menangkap tersangka yang memasok barang ke Eko, yakni Jefri. Argo mengatakan setelah melakukan penangkapan dan pemeriksaan, ketiganya pun positif menggunakan narkotika.

“Tes urin sudah dilakukan terhadap tiga tersangka, semuanya positif menggunakan sabu,” pungkasnya.

Atas perbuatannya tersebut, ketiga tersangka terancama dipidana dengan hukuman paling lama 20 tahun penjara. (cw2/tri)