Saturday, 20 April 2019

Usut Suap APBD Jambi, KPK Panggil Tujuh Saksi

Kamis, 14 Februari 2019 — 11:27 WIB
KPK. (dok/yendhi)

KPK. (dok/yendhi)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa tiga orang anggota DPRD Provinsi Jambi dan empat saksi lain dari unsur swasta terkait kasus dugaan suap pengesahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017 dan 2018.

“Hari ini diagendakan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi di Polda Jambi,” ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Kamis (14/2/2019).

Tujuh saksi yang dipanggil KPK ialah anggota DPRD Provinsi Jambi Tartiniah, anggota DPRD Jambi Parlagutan Nasution, anggota DPRD Provinsi Jambi Ismet Kahar, Direktur PT Chalik Sulaiman Bersaudara Ali Tonang alias Ahui, Direktur PT Sumber Swarnanusa Lina, karyawan swasta Norman Robert, dan wiraswasta Apif Firmansyah.

(BacaKasus Zumi Zola, KPK Periksa 9 Anggota DPRD Jambi)

Sejauh ini, kata Febri, KPK masih menelusuri dugaan aliran dana pada sejumlah pihak. Tercatat, sebanyak 25 saksi sudah diperiksa oleh KPK.

“Kami ingatkan juga para saksi agar bicara benar dalam pemeriksaan. Karena ada risiko hukum jika keterangan yang disampaikan di penyidikan ataupun persidangan adalah keterangan palsu,” tandasnya.

Pengembangan perkara ini bermula dari pernyataan sejumlah saksi yang mengakui adanya uang suap yang disiapkan Zumi Zola untuk seluruh anggota DPRD.

(BacaZumi Zola Dipindahkan KPK ke Lapas Sukamiskin)

Zumi Zola sendiri divonis 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta karena terbukti melakukan gratifikasi dan suap. Selain itu, hakim juga mencabut hak politiknya selama 5 tahun. (cw6/ys)