Wednesday, 18 September 2019

KPP Dukung Jokowi Siapkan Sistem Online Bagi Petani

Senin, 18 Februari 2019 — 18:44 WIB
Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) Abdul Rosyid Arsyad (kacamata) saat memantau harga di pasar.

Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) Abdul Rosyid Arsyad (kacamata) saat memantau harga di pasar.

JAKARTA  –  Rencana Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan menyiapkan sistem online bagi petani dalam bidang pangan disambut baik oleh Komite Pedagang Pasar (KPP).

Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) Abdul Rosyid Arsyad, menjelaskan bahwa KPP sudah memiliki konsep dan sistem online yang mendukung rencana Jokowi dimana target utama kesejahteraan petani dan pedagang dan terbukanya peluang wirausaha.

Arsyad berpendapat bahwa melalui sistem online dari petani ke Bulog dan bisa langsung ke pedagang lalu ke masyarakat dengan komoditas pangan kebutuhan pokok masyarakat yang penjualannya di pasar tradisional.

“Hal ini dilakukan dalam rangka memangkas jalur distribusi pangan dari petani ke pedagang dan sehingga masyarakat bisa dapat harga pangan dengan murah,” kata Rosyid, Senin, (18/2/2019).

Rosyid menjelaskan sistem online tersebut nantinya akan membuka dan memberdayakan banyak jenis wirausaha serta memperkerjakan banyak orang untuk membantu pengiriman pesan antar komoditas pangan bahan pokok ke masyarakat.

“Jadi ada peluang sekaligus pemberdayaan wirausaha dan pekerjaan dalam satu web dan aplikasi sistem online langsung di handphone,” kata dia.

Rasyid pun menuturkan saat ini pihaknya dan tim IT tengah uji coba membuat website kitagelar.com beserta aplikasinya, dimana nantinya seluruh informasi hasil produksi dari petani tentang harga dan komoditas jenis pangan yang sedang mengalami panen akan disampaikan di website dan aplikasi tersebut.

Rasyid menjelaskan akan ada pendampingan, training, dan sosialisasi tata cara menjalankan sistem onlinenya kepada seluruh petani dan pedagang se-Indonesia sampai ke konsumen dengan berharap ada dukungan penuh dari Jokowi.

“Kami memohon dukungan langsung dari Bapak Presiden Jokowi, demi tercapai target utamanya sejahtera petani dan pedagang, serta terbukanya peluang wirausaha dan pekerjaan dalam satu sistem online,” ucap Rasyid.

“Maka dari itu sistem online dibuat untuk update cara memberitahukan dengan mudah dan cepat hasil produksi panennya petani atau komoditas pangan dari Bulog, jadi nantinya pedagang yang berjualan bahan pokok, bisa dengan cepat dan mudah mengetahui harga dan jumlah persatu jenis hasil produksi panen petani dan komoditas pangan bulog,” imbuh dia.

Dirinya juga menuturkan jika nantinya dalam metode online tersebut, transaksi yang diutamakan dalam jual beli adalah petani, bulog dan pedagang yang berjualan pangan bahan kebutuhan pokok masyarakat, kemudian pedagang bisa langsung menjualnya lagi ke konsumen masyarakat yang memiliki jarak yang berdekatan atau masih satu kota kabupaten dari lahan pertanian, divre bulog dan pasar tradisional.

“Kalau nantinya petani memiliki surplus komoditas pangan hasil panen petani dan bulog disetiap satu kota atau kabupaten, maka bisa dibeli pedagang di daerah kota atau kabupaten lainnya dengan sistem online, seluruh distribusi penjualan pangan bahan pokok sampai ke konsumen masyarakat akan di bantu dengan sistem online” tandas Rasyid. (Yendhi/win)