Monday, 27 May 2019

DPR Tidak Yakin Bisa Selesaikan 55 RUU

Rabu, 20 Februari 2019 — 0:30 WIB
Sidang paripurna DPR (rizal)

Sidang paripurna DPR (rizal)

JAKARTA – Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan sulit penuhi target prolegnas 2019 yang dapat diselesaikan pada sisa masa jabatan anggota DPR periode 2014-2019 ini.

Meski begitu, anggota DPR masih akan berusaha menyelesaikan target Rancangan Undang-Undang (RUU) sebanyak 55 RUU.

Tapi, atas pertimbangan beberapa hal di tahun politik ini kelihatannya sulit bisa selesaikan Prolegnas. “Semua sudah kita antisipasi, namun sulit,” tegas politisi Demokrat ini di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (19/2).

RUU dalam Proglegnas 2019 ini terdapat 55 RUU. Terdiri dari 43 RUU lama yang belum selesai pembahasannya dan 12 RUU usulan baru. “Satu RUU yang sulit adalah RUU KUHP. Apalagi, belum ada kesepakatan antara DPR dengan pemerintah,” ujarnya.

Agus menegaskan, antara fraksi di DPR juga belum membuat kesepakatan. Sehingga memang akan sulit diselesaikan. Namun, DPR tetap akan bekerja sesuai dengan perundang-undangan. “Misalnya melakukan konsinyering,” ujar Agus.

Selain itu menurut Agus, ada RUU yang pembahasannya hampir selesai dan bisa disahkan pada periode ini. Misalnya RUU Persaingan Usaha. Artinya , meski target Prolegnas tidak tercapai, DPR tetap bekerja sesuai agenda yang telah ditetapkan. Khususnya pengawasan terhadap APBN.

“Pengawasan APBN tentu suatu keharusan karena memang tidak bisa ditinggalkan sampai pemerintahan ini berakhir pada Oktober 2019 mendatang,” katanya. (rizal/b)