Friday, 23 August 2019

Jalur Pantura di Indramayu Rusak Diperbaiki Kementerian PUPR

Rabu, 20 Februari 2019 — 6:56 WIB
Perbaikan jalan menggumakan sistem hotmix di Jalan Pantura Desa Karanganyar, Kandanghaur, Indramayu

Perbaikan jalan menggumakan sistem hotmix di Jalan Pantura Desa Karanganyar, Kandanghaur, Indramayu

INDRAMAYU – Harapan mungkin juga impian pengendara kendaraan bermotor saat melintasi jalan rusak di Jalur Pantura Desa Karanganyar, Kandanghaur, Indramayu, Jabar rupanya didengar Kementerian PUPR.

Terbukti Jalan Pantura yang rusak berlubang dan bergelombang di Desa Karanganyar, Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat itu Selasa (19/2/2019) mulai diperbaiki menggunakan sistem hotmix.

Mula-mula jalan yang rusak berlubang dan bergelombang itu permukaannya dikeruk menggunakan alat berat. Setelah itu dilakukan peningkatan jalan hotmix setebal kurang lebih 10 Cm dan digilas menggunakan mesin penggilas jalan.

Sebagian permukaan jalan yang ditingkatkan itu kini sudah mulai rata. Walaupun para pengguna jalan masih belum dibolehkan melintasi jalan yang baru saja diperbaiki, karena sifatnya masih basah, namun dengan adanya aktifitas perbaikan jalan itu para pengguna jalan menjadi lega.

“Sebelumnya pengendara yang melewati jalan rusak perutnya sering sakit karena kendaraan melalui jalan rusak berlubang juga bergelombang,” kata Sumantri, 45 yang dihubungi Pos Kota di lokasi perbaikan jalan Jalan Pantura, Desa Karanganyar, Kandanghaur, Indramayu.

Ia mengharapkan, kontraktor yang dipercaya melaksanakan pekerjaan itu agar mematuhi bestek yang sudah ada, sehingga hasil pekerjaan peningkatan jalan bisa lebih awet atau tidak cepat rusak. “Mudah-mudahan hasil pekerjaan perbaikan jalan itu sesuai keinginan masyarakat jalannya awet tidak cepat rusak,” katanya.

Dikatakan, kerusakan jalan pada lokasi itu sudah cukup lama terjadi. Namun rupanya baru kali ini kerusakkan jalan nasional itu diperbaiki. Sebagai bagian dari anggota masyarakat wajar mengusulkan agar jalan yang rusak itu diperbaiki, karena jalan dimanfaatkan semua kalangan. (taryani/b)