Monday, 16 September 2019

Gempa Berkekuatan 7,5 SR Guncang Ekuador

Sabtu, 23 Februari 2019 — 13:02 WIB
Orang-orang berkumpul di luar sbeuah rumah sakit usai gempa 7,5 SR menggoyang Ekuador. (reuters)

Orang-orang berkumpul di luar sbeuah rumah sakit usai gempa 7,5 SR menggoyang Ekuador. (reuters)

EKUADOR – Gempa berkekuatan 7,5 SR melanda Ekuador timur dekat perbatasa dengan Peru. Survei Geologi AS mengatakan, gempa itu terjadi 71 mil di tenggara kota Palora, di provinsi Morona Santiago, pada kedalaman 82 mil, Jumat (22/2/2019) malam waktu setempat.

Getaran terasa di ibu kota Ekuador, Quito, dan diikuti oleh gempa susulan berkekuatan 5,5 kurang dari 25 menit kemudian di Ekuador barat, dekat kota pesisir Guayaquil.

Menurut aksi di situs Pusat Seismologi Eropa-Mediterania, tanah bergetar selama “30 detik ” di Cuenca, Ekuador, yang berjarak sekitar 253km (157 mil) dari pusat gempa. Sementara penduduk lain menggambarkan gempa itu sangat kuat.

Satu orang yang tinggal di kota Nulti, 228km (141 mil) barat episentrum, mengatakan: “Getaran kuat di jendela membangunkan kami. Itu terus terjadi selama beberapa saat. Di luar, pohon dan kabel listrik bergoyang. Anjing kami takut ,” ucapnya dilansir Sky News.

Gambar dan video amatir yang muncul di media sosial, menunjukkan kerusakan pada bangunan dan warga yang berlarian di jalanan di kota-kota besar. Tidak ada peringatan tsunami dikeluarkan akibat gempa ini.

Presiden Ekuador Lenin Moreno mengatakan gempa itu tidak menyebabkan kerusakan besar. “Rekan-rekan senegaranya yang terhormat, laporan awal gempa bumi pertama di dekat Macas menunjukkan tidak ada kerusakan besar,” tulisnya di Twitter. (mb)