Saturday, 23 March 2019

PDIP Jabar: Menang Pileg dan Pilpres Harga Mati!

Sabtu, 23 Februari 2019 — 12:59 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPD PDIP Jawa Barat Tubagus Hasanuddin saat konsolidasi Pemenangan Pileg dan Pilpres 2019 di Grha Emerald. (ikbal)

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPD PDIP Jawa Barat Tubagus Hasanuddin saat konsolidasi Pemenangan Pileg dan Pilpres 2019 di Grha Emerald. (ikbal)

BANDUNG – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menargetkan suara 60 persen di Kota Cimahi dan Kota Bandung untuk memenangkan pasangan Capres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Target itu disampaikan pada konsolidasi Pemenangan Pileg dan Pilpres 2019 di Grha Emerald, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/2/2019).

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Tubagus Hasanuddin mengatakan untuk Pilpres, baik Kota Bandung maupun Kota Cimahi ditargetkan meraup suara minimal 60 persen. Saat ini, jelasnya, perolehan suara untuk Jokowi-Ma’ruf di Kota Bandung dan Kota Cimahi sudah mencapai 51 persen.

“Saya laporkan walaupun survei bisa saja terjadi hal yang berbeda tapi survei akan jadikan pemicu agar lebih giat lagi. Suara untuk Pilpres di Kota Bandung saat ini menang di angka 51 persen, jadi Prabowo sudah mendapat 49 persen. Kami belum puas, target di Kota Bandung kami minta 60 persen,” ujarnya di hadapan sekira seribu kader PDIP Kota Bandung dan Cimahi.

(Baca: Pidato Kebangsaan Besok Akan Tunjukkan Kontrasnya Jokowi dan Prabowo)

Sementara di Kota Cimahi, TB Hasanuddin mengungkapkan perolehan suara hingga kini sebesar 51 persen. Sama dengan target di Kota Bandung, Kota Cimahi juga menargetkan perolehan suara 60 persen untuk Jokowi – Ma’ruf Amin.

Lebih lanjut dia menyampaikan elektabilitas PDI Perjuangan pada Pileg 2019. Di Kota Bandung tingkat suara PDI Perjuangan menyentuh angka sekitar 17 persen. Sedangkan di Kota Cimahi TB Hasanuddin mengakui partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu harus bekerja lebih keras karena masih tertinggal dari Partai Gerindra.

“Pileg di Kota Bandung alhamdulillah di angka 17 persen, tapi belum maksimal. Minimal 28 persen tercapai. Sementara Pileg di Cimahi masih tertinggal dari Gerindra,” imbuhnya.

TB Hasanuddin menegaskan, kemenangan Pilpres dan Pileg di Kota Bandung dan Cimahi merupakan harga mati yang harus tercapai. Karena itu dia menyiapkan operasi khusus guna memenangkan PDI Perjuangan sekaligus Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kita harus menang Pileg dan Pilpres, itu harga mati bagi kita semua,” tegasnya.

(BacaJokowi Akan Pidato Kebangsaan, BPN: Jangan Malu Tiru Prabowo-Sandi)

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam arahannya menyampaikan agar seluruh kader dalam struktural kepengurusan partai mulai bergerak dengan strategi door to door mengampanyekan PDIP dan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Seluruh petugas partai agar bersama menyapa secara langsung door to door,  dari rumah ke rumah memenangkan PDIP dan Jokowi-Ma’ruf,” tegasnya.

Hasto juga mengingatkan agar PDI Perjuangan juga bekerjasama dengan partai anggota Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Menurutnya untuk menghasilkan pemerintahan yang kuat, 70 persen suara di parlemen harus dikantongi.

“Kami harap kerjasama dengan Golkar, PPP, Nasdem, PKB, dan partai lain dapat dilakukan dengan baik. Kami ingin bentuk pemerintah yang kuat yang didukung minimum kekuatan 70 persen di parlemen,” tutup Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf Amin itu. (ikbal/ys)