Saturday, 24 August 2019

Kualitas Udara di Jakarta Terus Meningkat

Minggu, 24 Februari 2019 — 0:59 WIB
suhu udara

JAKARTA – DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov menjaga kelestarian alam Kepulauan Seribu. Kawasan tersebut mampu sebagai penyeimbang kualitas udara Jakarta.

“Laju pembangunan di kawasan perairan dan kepulauan harus benar benar dijaga dari pencemaran lingkungan,” kata Triwitjaksana, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Sabtu (23/2019).

Hal tersebut disampaikan Triwitjaksana dengan merujuk pada data pada Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Di mana kualitas udara di DKI Jakarta sepanjang 2018 membaik dibanding 2017. Terlihat dari naiknya Indeks Kualitas Udara (IKU) DKI Jakarta.

Berdasarkan perhitungan yang sudah dilakukan, IKU di ibu kota sepanjang 2018 ada di angka 66,57, naik dari tahun 2017 sebesar 53,50. Kenaikan tersebut sumbangan dari indek kawasan pulau yang sebelumnya tidak dimasukkan sebagai perhitungan.

“Masalah kualitas udara memang menjadi hal yang harus diperhatikan agar Jakarta tetap bisa menjadi tempat hunian yang layak, “katanya.

DATA KUALITAS

Sebelumnya, Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, E. P. Fitratunnisa mengakui hal tersebut.

Di tahun-tahun sebelumnya, perhitungan IKU hanya dilakukan berdasarkan data kualitas udara (parameter SOx dan NOx) di 5 kota administrasi saja. Pada Tahun 2018 ini juga dilakukan perhitungan dengan penambahan data kualitas udara di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu sehingga meningkatkan nilai IKU.

IKU ibu kota sepanjang 2018 diketahui berdasarkan hasil pemantauan rutin 5 Stasiun Pengukuran Kualitas Udara (SPKU). Hasil pemantauan ke lima SPKU juga disandingkan dengan metode passive sampler yang dimiliki Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).(john/b)