Friday, 20 September 2019

Polda Metro Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Lapas

Jumat, 1 Maret 2019 — 18:42 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono didampingi Kasubdit 2 Psikotropika AKBP Dony Alexander dan Kanit 2 Kompol Dr. Ahrie Sontana menunjukkan barang bukti.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono didampingi Kasubdit 2 Psikotropika AKBP Dony Alexander dan Kanit 2 Kompol Dr. Ahrie Sontana menunjukkan barang bukti.

JAKARTA – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya bongkar sindikat narkoba jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Dari lima tersangka. polisi menyita 10,444 kg sabu dan 1.105 butir pil ekstasi. Tersangka diringkus di tiga lokasi terpisah di Jakata Barat dan Jakarta Pusat.

Tersangka, SS, 22, M, 30, FM,53, RH,45 dan YR, 34 hingga kini masih diperiksa intensif oleh penyidik mengejar jaringan narkoba para tersangka. ” Lima tersangka merupakan jaringan dari tiga lapas yaitu Lapas Cipinang, Lapas Majalengka dan Lapas Situ Gintung,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Jumat (1/3/2019).

Dikatakan, penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat kemudian Unit 2 Subdit 2 dipimpin Kasubdit 2 Psikotropika AKBP. Dony Alexander dan Kompol Dr. Ahrie Sontana melakukan penyelidikan.

Dari hasil pendalaman menggunakan IT ternyata benar, polisi kemudian memancing SS untuk transaksi ekstasi. SS yang tak menyadari jika pembeli polisi kemudian menyanggupi dengan membawa 46 pil ekstasi dan bertemu di Jalan Kampung Janis, Pekojan, . Tambora Jakarta Barat. Tersangka SS lalu ditangkap dan mengaku ekstasi yang dibawanya didapat dari Hans DPO Lapas atas suruhan M.

Selanjutnya petugas, memburu tersangka M dan ditangkap bersama RH di Cempaka Baru Kecamatan Cempaka Putih Jakarta Pusat dengan barang bukti sabu seberat 4 Kg. “ Tersangka M mengaku sabu itu diperoleh dari RH alias Arab. Dari tangan RH lalu ditemukan sabu 6.44 Kg dan 1059 butir ekstasi,” beber Argo.

Menurut Argo, dari hasil pemeriksaan 2 Kg sabu diantaranya merupakan pesanan YR kemudian dicokok di Jalan Benyamin Sueb Kemayoran Jakarta Pusat. Selaim ekstasi dan sabu polisi juga menyita 8 handphone, plastik klip kosong, 2 timbangan, 3 sepeda motor dan 2 alat hisab shabu.

Barang bukti tersebut, terang Argo berasal dari Lapas Cipinang atas nama B. Dan P berasal dari Lapas Majalengka atas nama A. Sedangkan atas nama E berasal dari Lapas Situ Gintung. (ilham/b)