Tuesday, 25 June 2019

Pakistan Akhirnya Bebaskan Pilot India

Sabtu, 2 Maret 2019 — 9:48 WIB
Abhinandan Varthaman

Abhinandan Varthaman

PAKISTAN – Seorang pilot asal India yang ditahan Pakistan, akhirnya dibebaskan pada Jumat (1/3/2019) waktu setempat. Setelah dikembalikan ke India,  pilot bernama a tersebut langsung menjalani pemeriksaan medis di negaranya.

“Selama dalam penahanan, dia (Abhinandan) diperlakukan dengan bermartabat dan sejalan dengan hukum internasional,” kata Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Sky News, Sabtu (2/3/2019).

(BACA: Pilot India ‘Lepaskan Tembakan’ Sebelum Ditangkap Penduduk Desa Pakistan)

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, mengatakan bahwa pembebasan Abhinanda sebagai upaya menurunkan ketegangan negaranya dengan India.

Seperti diketahui, Jet MiG-21 milik Abhinandan ditembak jatuh oleh seorang pejuang Pakistan dalam bentrokan di Kashmir pada Rabu (27/2/2019), ketika ketegangan antara Pakistan dan India tengah terjadi.

Pesawat itu jatuh di sisi Pakistan dari perbatasan de facto yang memisahkan kedua sisi Kashmir, wilayah Himalaya, yang telah menjadi sumber permusuhan antara kedua negara sejak kemerdekaan dari Inggris pada 1947.

(BACA: Siapakah Pilot India yang Ditahan Pakistan?)

Ketegangan meningkat dengan cepat setelah pemboman mobil bunuh diri pada 14 Februari yang menewaskan sedikitnya 40 polisi paramiliter India di Kashmir yang dikuasai India.

People dance as they celebrate before the release of Indian Air Force pilot Wing Commander Abhinandan, who was captured by Pakistan on Wednesday, at Wagah border

Warga India turun ke jalan untuk menyambut kepulangan Abhinandan. Mereka bersorai dan mengibarkan bendera India serta meneriakan slogan-slogan nasionalis.

“Pakistan melepaskan pilot kami, saya berterima kasih kepada mereka untuk itu,” kata Kulwant Singh, yang telah menjalankan warung makan di persimpangan selama 20 tahun. “Perang tidak akan pernah baik. Perang buruk untuk bisnis, perang buruk bagi prajurit kita. ” (mb)