Friday, 19 April 2019

Pilot India: ‘Tentara Pakistan Merawat Saya Dengan Sangat Baik’

Minggu, 3 Maret 2019 — 11:09 WIB
Warga India Sambut kepulangan Pilot dari Pakistan.(Hindustan Times)

Warga India Sambut kepulangan Pilot dari Pakistan.(Hindustan Times)

INDIA –   Pilot pesawat tempur India, Abhinandan Varthaman, yang dibebaskan oleh pihak Pakistan pada hari Jumat (01/03), mengatakan tentara Pakistan merawatnya dengan sangat baik dan dia melihat potensi perdamaian antara kedua negara.

Pilot Varthaman diserahkan kepada para pejabat India di kawasan perbatasan yang bersinggungan dengan Pakistan.

Beberapa menit sebelumnya, pilot itu mengatakan di TV Pakistan bahwa dia “sangat terkesan” oleh tentara Pakistan.

Pada hari Kamis, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan pembebasan pilot itu adalah “isyarat perdamaian” ke India.

India dan Pakistan mengklaim seluruh wilayah Kashmir miliknya, tetapi masing-masing hanya mengendalikan sebagian wilayah itu.

Pilot itu dipuji sebagai pahlawan di India, dengan kembang api dinyalakan di Delhi.

Perdana Menteri India Narendra Modi memuji pilot itu, mengatakan bahwa India “bangga dengan keteladananmu yang patut dicontoh”.

Dalam tayangan di TV Pakistan, yang terlihat seperti sudah diedit, Varthaman menggambarkan bagaimana dia ditembak jatuh dan diselamatkan dari kerumunan tentara Pakistan yang nampak “gelisah”.

“Tentara Pakistan merawat saya dengan sangat baik, mereka sangat profesional,” kata Varthaman, menambahkan bahwa dia melihat potensi perdamaian untuk kedua negara.

Pada Jumat malam, pilot menjalani pemeriksaan kesehatan dan diwawancarai oleh anggota militer India di ibukota Delhi.

Dia akan bertemu kembali dengan keluarganya akhir pekan ini, kata para pejabat.

Rajini Vaidyanathan, koresponden BBC Asia Selatan di Amritsar melaporkan bahwa sejak dini hari, massa memenuhi perbatasan Wagah, India, persimpangan utama antara India dan Pakistan.

Beberapa mengibarkan bendera India, beberapa melukis bendera itu di pipi mereka.

Meski tensi antara India dan Pakistan terlihat mereda, masalah utama belum selesai.

India menginginkan komitmen tegas dari Pakistan untuk mengusir para militan di wilayahnya. Menteri luar negeri Pakistan mengatakan kepada BBC bahwa ia akan bertindak mengatasi hal itu.

Namun, para pejabat India memandang komitmen itu dengan skeptis.

Ketegangan antara kedua negara meningkat tajam dalam beberapa minggu terakhir.

Pada hari Selasa, India melakukan serangan udara, terhadap apa yang mereka klaim sebagai kamp militan di Pakistan. Serangan itu dilakukan sebagai balasan atas bom bunuh diri yang menewaskan setidaknya 40 tentara India di Kashmir pada 14 Februari.

Sebuah kelompok yang bermarkas di Pakistan mengatakan bahwa merekalah yang melakukan serangan itu.

Pakistan—yang menyangkal keterlibatan dalam serangan 14 Februari— mengatakan tidak punya pilihan selain membalas serangan India dengan serangan udara pada hari Rabu. Serangan itu menyebabkan pertempuran udara dan jet tempur India ditembak jatuh di bagian Kashmir yang dikuasai Pakistan.(tri)