Friday, 23 August 2019

Unggul di Muslim Moderat

LSI: Jokowi-Ma’aruf Unggul di Atas 20% terhadap Prabowo-Sandi

Selasa, 5 Maret 2019 — 15:24 WIB
Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa didampingi Ikrama Masloman melansir survei terkini .(rihadin)

Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa didampingi Ikrama Masloman melansir survei terkini .(rihadin)

JAKARTA –  Lingkaran Survey  Indonesia Denny JA (LSI) kembali merilis hasil surveinya yang menyatakan pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan capres Ma’aruf Amin masih unggul di kalangan mayoritas pemilih Muslim moderat.

Pemilihnya adalah yang berorientasi Pancasila dibanding  berorientasi negara Timur Tengah, yang umumnya berasal dari NU.

“Prabowo-Sandi unggul di pemilih Muslim yang konservatif. Yang berorientasi negara Timur Tengah, umumnya dari FPI. Dukungan pemilih Muslim kepada Prabowo-Sandi meningkat di aneka segmen, namun menurun drastis di pemilih minoritas. Dukungan pemilih muslim kepada Jokowi-Amin menurun di aneka segmen, namun melonjak drastis di pemilih minoritas,” kata peneliti senior LSI Denny JA, Adrian Sopa, di kantornya, Jl. Pemuda, Rawamangun Selasa (5/3/2019).

Adrian menegaskan, jika pemilu Presiden dilaksanakan pada hari ini, maka Joko Widodo – Ma’ruf Amin (Jokowi – Amin) yang akan menjadi pasangan presiden dan wakil presiden 2019-2024.

sopa

Adrian Sopa saat membeberkan hasil temuan LSI. (rizal)

“Hal ini karena dukungan yang diperoleh Jokowi-Amin sebanyak 58.7%. Jauh meninggalkan pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Salahudin Uno (Prabowo-Sandi) yang meraih dukungan sebanyak 30.9%,” katanya.

Pemilih yang menyatakan rahasia atau belum memutuskan, tidak tahu, tidak jawab sebanyak 9.9%.

“Survei LSI Februari 2019 ini, menggunakan simulasi kertas suara untuk pertanyaan pilihan Capres/Cawapres. Dalam prosesnya ada 0.5% yang menjadi suara tidak sah karena salah mencoblos maupun sebab lainnya,” katanya.

Adrian menegaskan,  keunggulan yang diperoleh Jokowi-Amin atas Prabowo-Sandi, bukan hanya di bulan Februari 2019 saja, tetapi dari enam bulan yang lalu semenjak Agustus 2018. Tracking survei LSI Denny JA memperlihatkan hal tersebut. Dilihat dari dinamika elektabilitas, Jokowi-Amin stabil unggul diatas 20% terhadap Prabowo-Sandi dari Agusutus 2018 sampai sekarang di Februari 2019.

“Apakah keunggulan ini akan terus bertahan? Tergantung dari suara Muslim dan Non Muslim (Minoritas, red),” ucapnya. (rizal/tri)