Thursday, 27 June 2019

Pasca Pemutaran Film Dokumenter 'Leaving Neverland'

Stasiun Radio Selandia Baru dan Kanada Boikot Musik Michael Jackson

Kamis, 7 Maret 2019 — 13:30 WIB
Michael Jackson. (reuters)

Michael Jackson. (reuters)

SELANDIA BARU – Film dokumenter kontroversial ‘Leaving Neverland’ yang ditayangkan HBO, membuat beberapa radio di Selandia Baru dan Kanada memboikot lagu-lagu Michael Jackson.

Keluarga Jackson mengutuk dokumenter tersebut dan menyebutnya sebagai sebagai ‘fabrikasi’. Keluarga menyatakan bahwa King of Pop harus dibiarkan “Beristirahat dengan tenang”.

The Guardian melaporkan, bahwa penyiaran milik pemerintah Selandia Baru RNZ telah menerapkan “penilaian editorial” dalam keputusannya untuk tidak memutar musik Michael Jackson.

Pada saat yang sama, bos NZME Dean Buchanan berkata; “Daftar putar berubah dari minggu ke minggu dan saat ini Michael Jackson tidak diperdengarkan.”

Sementara itu, tiga stasiun radio utama Montreal mengambil sikap sebagai akibat dari tuduhan pelecehan anak terhadap penyanyi tersebut.

Seperti yang dilaporkan USA Today, stasiun radio berbahasa Prancis CKOI dan Rythme dan The Beat berbahasa Inggris, menarik lagu-lagu Michael menyusul reaksi pendengar terhadap film dokumenter tersebut.

Cogeco Media mengoperasikan 23 stasiun radio dan mengatakan keputusan itu juga akan berlaku di pasar yang lebih kecil di Quebec.

Berita itu muncul setelah beberapa publikasi melaporkan bahwa musik Jackson telah diboikot oleh BBC Radio 2 awal pekan ini, sesuatu yang sejak itu dibantah oleh BBC.

Film dokumenter ini ditayangkan di Australia pada Jumat malam di Network Ten. Belum diketahui apakah radio-radio di Australia juga akan mengikuti jejak Selandia Baru dan Kanada. (mb)