Friday, 22 March 2019

Demi PIL Tampan Bak Artis Tega Racuni Suami Sendiri

Sabtu, 9 Maret 2019 — 8:05 WIB
racun

KASIHAN sungguh nasib Solekun, 40, dari Sumenep (Madura). Istri yang dicintai, dibangga-banggakan, malah terpikat lelaki lain (PIL), Zonfahri, 35. Biar cintanya bersama PIL lancar jaya, Raisah, 35 mau saja disuruh racuni suami. Tapi beberapa minggu setekah aksi keji, Raisah-Zonfahri ditangkap polisi di Tangerang.

Dalam ilmu Katurangganing Wanita, harus hati-hari beristrikan wanita tipe Durga Rangsang. Selain buruk dalam pelayanan ranjang, dia suka menindas dan menguasai suami. Tak hanya dominan dalam rumahtangga, wanita berkulit kuning ini kalau perlu tega pula bunuh suami sendiri. Maka pas disebut Durga Rangsang, karena wanita tipe demikian kelakuannya seperti Betari Durga dari Pasetran Gandamayit.

Solekun warga Sumenep, menikah dengan Raisah bukan hanya modal batangan doang. Dia kaya, meski tak sampai punya lahan seluas 5 kali DKI Jakarta. Tapi sebagaimana kata almarhum Benyamin S, Solekun ini rejeki kota tapi tampang kampung. Ibarat mobil masih sangar standar, belum ada asesoriesnya.

Raisah mau dikawini Solekun juga karena kekayaannya itu. Apa lagi keluarganya juga selalu meyakinkan, punya suami seperti Solekun ibarat kata istri tinggal mamah karo mlumah (makan dan melayani di ranjang) doang. “Tampang jelek sedikit nggak apa, kalau pas “perlu” muka suami tutupi kalender artis.” Saran kakak dan emaknya.

Benar kata keluarga, Solekun sebagai suami memang sayang istri, bahkan memanjakan. Apa permintaan Raisah dikabulkan, minta apa saja tinggal belanja lewat yang onlin-onlin itu. Cuma yaitu tadi, secara pisik suaminya tak bisa dipamerkan. Usia belum kepala lima, rambut sudah jarang. Karena dipotong pendek kesannya kepala Solekun jadi seperti rambutan rapia.

Sebagai istri jaman now, Raisah juga main WA-nan segala. Nah, dari sini kemudian dia kenal dengan Zonfahri, anak muda dari Tangerang. Dari japri-japrian sampai videocall, lelaki kenalan baru itu memang ganteng, bak artis sinetron sejuta episode. Bila dibandingkan dengan suaminya, bak pinang dibelah dua, tapi Solekun bagian yang busuk.

Raisah sudah kesengsem berat pada Zonfahri yang ganteng, sehingga mengesampingkan suami. Diam-diam keduanya suka ketemu di Surabaya untuk membangun koalisi kenikmatan. Meski Zonfahri tahu gebedannya punya suami, tetap saja dipacari bahkan dia bertekad, #Juli 2019 ganti istri. Maksudnya, istrinya di Tangerang hendak dicerai, demi menikahi Raisah.

Tapi tentu saja tak semudah itu, sebab STNK dan BPKB Raisah masih atas nama Solekun. Mau minta cerai pada suami juga tidak berani, karena tak ada alasan prinsip. Maka Zonfahri kemudian menyarankan, agar Solekun dibunuh saja. Agar tidak ketahuan, sebaiknya dengan cara diracun. Eh, ternyata Raisah setuju, tanpa memikirkan resikonya kelak.

Diam-diam Raisah beli racun ikan, yang bahasa Maduranya sangkali. Begitu dibuka, ternyata tak ada aturan pakainya, misalkan 3 kali sehari sesendok makan. Tapi memang begitulah, racun itu tak perlu dimakan sampai 3 kali, baru sekali saja pasti klepeg-klepeg. Tapi demi cintanya pada kekasih nan tampan, Raisah siap melakukannya. Apa lagi setan selalu mendorong, #Juli 2019 ganti suami.

Hanya diberi setetes sangkali, minuman kopi yang ditenggak Solekun langsung bereaksi. Diawali mutah-mutah, suami Raisah ini benar-benar wasalam. Kepada keluarga, dan tetangga Raisah berdalih mangsuk angin. Tapi keluarga yang tetap curiga menghubungi polisi. Bekas muntahan diperiksa, memang mengandung tonikum, eh…arsenikum.

Sejumlah toko kimia dihubungi polisi, ternyata ada yang memberi informasi bahwa pernah ada seorang perempuan dengan ciri-ciri sama dengan Raisah, beli racun sangkali. Maka Raisah pun ditangkap dan mengakui perbuatannya. Pacarnya yang ada di Tangerang juga dikejar dan digelandang ke Sumenep. Keduanya terancam hukuman seumur hidup.

Kurang piknik, Raisah-Zonfahri jadi berpikiran pendek. (Gunarso TS)