Wednesday, 24 April 2019

Dibutuhkan 3 - 5 Menit untuk Mencoblos

KPU Gelar Simulasi Pemungutan Suara

Selasa, 12 Maret 2019 — 12:05 WIB
Simulasi pemungutan suara di kantor KPU RI. (ikbal)

Simulasi pemungutan suara di kantor KPU RI. (ikbal)

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, menggelar simulasi  pemungutan suara Pemilu 2019 di halaman gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019). Simulasi digelar dengan mendirikan tempat pemungutan suara (TPS).

Simulasi pemungutan suara dilakukan dengan 300 pemilih hak suara dan diselenggaraan sejak pukul 09.00 WIB. Tidak hanya proses pemungutan suara yang disimulasikan, KPU juga menggelar simulasi perhitungan suara usai pemungutan suara selesai pada pukul 13.00 WIB.

Ketua KPU RI, Arief Budiman mengatakan simulasi dilakukan guna melihat secara real teknis dan waktu pemungutan hingga penghitungan suara.   “Ini harapannya kita lakukan real ya. Kalau di luar kantor, itu kita lakukan kepada warga masyarakat langsung. Mereka kita beri pemberitahuan c6, kita buatkan DPT nya. Harapannya mereka merasakam betul suasana, tata cara, prosedur, pemilu 2019,” ujarnya di lokasi.

Arief berharap, masyarakat yang mengikuti simulasi bisa menjadi agen informasi bagi masyarakat lainnya. Diketahui selain digelar hari ini, KPU sudah menggelar simulasi di beberapa tempat, di antaranya di Yogyakarta.

“Kami berharap setelah selesai simulasi, oranga-orang ini akan menjadi agen sosialisaso KPU. Jadi ketika dia pulang, kalau ditanya orang mereka bisa menjelaskan apa itu pemilu, bagaimana cara milihnya, dan sebagainya. Ini diharapkan bisa bergulir terus,” imbuhnya.

Dari hasil beberapa simulasi, dibutuhkan waktu  sekitar tiga hingga lima menit bagi satu orang untuk menyelesaikan seluruh tahapan di TPS.

“Antara 3 –  5 menit satu pemilih. Sampai  hari ini, beberapa kali simulasi proses sampe dengan jam 1 siang untuk  pemungutan suara itu tidak ada masalah. Tapi di beberapa tempat, proses penghitungan suaranya yang bervariasi. Ada yang bisa selesai jam 11 dan 12 malam,” tandas Arief. (ikbal/mb)