Friday, 22 March 2019

PR Pertama Zidane Usai Resmi Menukangi Madrid

Selasa, 12 Maret 2019 — 19:31 WIB
Zinedine Zidane kembali melatih Real Madrid. (reuters)

Zinedine Zidane kembali melatih Real Madrid. (reuters)

SPANYOL – Zinedine Zidane harus bisa menyelesaikan segala perselisihan yang terjadi di dalam tubuh tim sebagai pekerjaan rumah (PR) pertama yang harus ia selesaikan usai resmi menukangi Real Madrid hingga 2022 mendatang. Selain itu, Zidane juga dituntut untuk bisa menemukan solusi dalam mengatasi keberadaan Gareth Bale yang selama ini memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan pelatih berkepela plontos tersebut.

Ya, tidak semua pemain kemungkinan senang dengan kembalinya Zidane di bangku pelatih. Salah satunya, adalah Bale. Hubungan antara Bale dan Zidane runyam saat musim 2017-2018 rampung. Pada akhir pertandingan final Liga Champions musim lalu, Bale mengatakan kepada publik bahwa dirinya sedang mempertimbangkan masa depannya bersama Madrid. Di sisi lain, Zidane tidak kuasa menyingkirkan Bale. Pasalnya, tidak banyak klub yang mau menampung pemain dengan nilai transfer dan gaji di atas rata-rata.

Bahkan mantan klubnya Tottenham Hotspur, harus berpikir tujuh kali untuk menampung pemain yang bisa dilepas dengan biaya transfer 75 juta euro (setara Rp1,2 triliun) dan gaji 12 juta euro (setara Rp193 miliar) tersebut. Satu-satunya solusi yang bisa dilakukan Zidane adalah menukar Bale dengan beberapa pemain lain yang punya hubungan lebih baik dengan pelatih berusia 46 tersebut. Beberapa pemain tersebut, bisa saja Eden Hazard (Chelsea) atau duo Paris Saint-Germain, Neymar dan Kylian Mbappe.

(BacaIni Alasan Zidane Mau Kembali ke Real Madrid)

Tidak hanya keberadaan Bale, Zidane juga dituntut bisa menjadi penengah untuk mengakhiri perselisihan yang terjadi antara sang kapten tim, Sergio Ramos dengan presiden klub, Florentino Perez. Seperti disitat Marca, Perez berang dengan sikap Ramos dianggap kurang profesional demi mendapat cuti lebih lama dalam situasi klub yang parah. Hal itu berkaca dari kartu kuning yang diterima Ramos saat melawan Ajax Amsterdam pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, beberapa waktu lalu.

Itu bahkan bukan pertama kalinya kedua sosok penting di Madrid tersebut berselisih. Jauh sebelum itu, keduanya juga pernah berselisih di kamar ganti setelah Ramos mengancam bakal hengkang saat mendapat tawaran dari Manchester United setelah kontraknya tidak diperpanjang. Inilah salah satu tugas awal yang harus dilakukan Zidane setelah kembali menukangi Madrid pasca mengucapkan salam perpisahan dengan para punggawa Madrid, 283 hari lalu. Selanjutnya, Zidane harus membawa Madrid bangkit di sisa musim.

(BacaZidane Kembali ke Madrid: Bale, Hazard, dan Insiden di Kamar Ganti)

Saat ini Madrid berada di urutan ketiga klasemen sementara La Liga Spanyol dengan 51 poin. Dengan 11 laga tersisa, Los Blancos tertinggal 12 angka dari pimpinan klasemen, Barcelona.

“Kami punya 11 laga yang harus dimainkan. Saya belum memikirkan hal lain selain itu. Yang paling penting adalah kembali ke klub, dan kemudian akan merencanakan hal untuk musim depan,” ungkap Zidane yang resmi menggantikan posisi Santiago Solari. (junius/ys)