Wednesday, 26 June 2019

Undang Pemilih ke TPS, KPU akan Gunakan Pengeras Suara Masjid

Selasa, 12 Maret 2019 — 12:36 WIB
Simulasi pemilihan suara di KPU.(ikbal)

Simulasi pemilihan suara di KPU.(ikbal)

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan undangan via pengeras suara di tempat ibadah jika hingga sekitar pukul 10:00 masih banyak warga  yang belum mendatangi TPS pada hari pemungutan suara.

Ketua KPU RI, Arief Budiman mengatakan pengumuman seperti itu dilakukan guna menggugah partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sebelum batas akhir pencoblosan pukul 13:00.

“Biasanya kita meminta bantuan kepada warga setempat misalnya sampai jam 09.00, sudah berapa orang yang milih, sampai dengan jam 10.00 itu. Sambil biasanya warga membantu kita memberikan pengumuman, melalui pengeras suara di masjid- masjid, di tempat-tempat ibadah,” ujarnya di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).

“Kemudian ada juga warga yang berinisiatif biasanya keliling menggunakan mobil pengeras suara menyampaikan pengumuman,” imbuhnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar simulasi  pemungutan suara Pemilu 2019 di halaman gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019). Simulasi digelar dengan mendirikan tempat pemungutan suara (TPS).

Simulasi pemungutan suara dilakukan dengan 300 pemilih hak suara dan diselenggaraan sejak pukul 09:00. Tidak hanya proses pemungutan suara yang disimulasikan, KPU juga menggelar simulasi perhitungan suara usai pemungutan suara selesai pada pukul 13:00

Terkait saksi di tiap-tiap TPS, KPU menyediakan tempat bagi seluruh peserta pemilu, baik saksi dari partai politik, saksi pasangan capres dan cawapres dan caleg DPD.

“Kalau jumlah saksi ya sejumlah peserta pemilu. Cuma apakah pesetta pemilu mengirim saksi semua atau tidak, kita kan nggak tahu,” tandas Arief. (ikbal)

Simulasi pemungutan suara yang digelar KPU RI. (ikbal)