Friday, 22 March 2019

9000 Pedagang Informal Digembleng untuk Jadi Wirausaha Baru

Jumat, 15 Maret 2019 — 22:27 WIB
Ayuk,43, pedagang makanan di kawasan CNI Puri Kembangan, Jakbar. (Rachmi)

Ayuk,43, pedagang makanan di kawasan CNI Puri Kembangan, Jakbar. (Rachmi)

JAKARTA – Sudin KUKMP Jakarta Barat tahun ini akan menggembleng 9.000 pedagang informal untuk menjadi wirausaha baru. Pelatihan mulai akan digarap awal April.

“Program Kewirausahaan Terpadu (PKT) merupakan program strategis Gubernur DKI Jakarta di bidang ekonomi untuk memperkuat sektor informal agar bisa mandiri dan sejahtera,” kata Kepala Sudin KUKMP Jakbar, Nuraini Silviana, Jumat (15/3/2019).

Ia menjelaskan hingga 13 Maret, tercatat 5.784 warga mendaftar untuk PKT dari total target 9.000 warga. Agar target tercapai Sudin KUKMP Jakbar bersinergi dengan camat dan lurah untuk mengajak warga yang ingin menjadi wirausaha mandiri.

Untuk program PKT pada 2018, Sudin KUKMP Jakbar memfasilitasi 8.280 peserta pelatihan. Dari jumlah tersebut 1.785 peserta difasilitasi pengurusan IUMK, 1.242 peserta mengikuti tahapan pemasaran dan 70 peserta dibantu untuk rekomendasi bantuan pinjaman modal.

Program PKT Sudin KUKMP Jakbar ini disambut positif dari pedagang informal. Di antaranya Ayuk,43, yang sehari-harinya berjualan makanan dan minuman di kawasan CNI Puri Kembangan.

“Saya ingin sekali bisa ikut PKT, tapi sampai sekarang belum di data. Saya ingin jualan aman, tidak seperti sekarang ini sering diuber-uber Satpol,” keluhnya. (Rachmi/win )