Monday, 27 May 2019

Bagikan KIP, Jokowi: Kalau Uangnya Dibelikan Pulsa, Kartu Ini Dicabut

Jumat, 15 Maret 2019 — 20:11 WIB
Presiden Jokowi berfoto bersama siswa perwakilan penerima KIP, di SMK Negeri 1 Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumut, (ist)

Presiden Jokowi berfoto bersama siswa perwakilan penerima KIP, di SMK Negeri 1 Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumut, (ist)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan  Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada para pelajar se-Kabupaten Toba Samosir di SMK Negeri 1 Balige,  Sumatera Utara, Jumat (15/3/2019).

Jokowi menyerahkan langsung 2.000 KIP kepada para pelajar yang terdiri atas pelajar SD, SMP, SMA dan SMK. Presiden mengingatkan, dana bantuan yang ada di kartu tersebut hanya boleh dipergunakan untuk kepentingan pendidikan para pelajar. “Uang itu hanya diberikan untuk hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan. Di luar itu tidak boleh,” kata Jokowi.

Seperti diketahui, KIP sebagai salah satu program  pemerintah untuk memberikan bantuan dana pendidikan dalam tiga skema pembiayaan. Untuk para pelajar tingkat SD, diberikan dana bantuan pendidikan sebesar Rp450 ribu per tahun. Untuk pelajar SMP, diberikan Rp750 ribu. Sedangkan untuk tingkat SMA maupun SMK, diberikan dana bantuan sebesar Rp1 juta.

“Janjian ya kalau uang yang ada di kartu ini nanti ada yang dipakai untuk beli pulsa kartunya dicabut. Kita harus disiplin menggunakan uang yang ada di kartu ini,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Kepala Negara juga menyampaikan pesan kepada para pelajar agar bijak dalam mempergunakan KIP dan rajin belajar, beribadah, serta berolahraga.

“Saya titip terus belajar yang giat, siap? Selain itu jangan lupa juga beribadah dan berolahraga,” tandasnya. (johara/win)