Tuesday, 26 March 2019

BPN Sebut Romi Sudah Lama Jadi Target KPK

Jumat, 15 Maret 2019 — 15:41 WIB
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono. (yendhi)

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono. (yendhi)

JAKARTA – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono, menyebut Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi) sudah menjadi target Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ferry tidak yakin kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Romi berkaitan dengan proses Pemilu 2019. Dia sebut Romi sudah menjadi target lama dan tinggal mencari bukti kemudian melakukan tangkap tangan.

“Saya rasa bisa jadi yang bersangkutan memang sudah lama jadi target dari KPK sehingga sebenarnya tidak mengkaji masalah waktunya kemudian dekat hari H (Pemilu 2019) atau tidak,” kata Ferry di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, Jumat (15/3/2019).

Dia mengapresiasi kinerja KPK yang telah menegakkan hukum tanpa pandang bulu. “Oleh karena itu kita mengapresiasi kerja KPK yang kemudian membuktikan kepada masyarakat bahwa hukum itu juga bisa tajam ke atas,” ucap Ferry.

Politisi Partai Gerindra ini enggan berkomentar lebih jauh terkait OTT terhadap Romi berimbas pada Pileg dab Pilpres 2019. Pihaknya lebih menyerahkan kasus tersebut kepada KPK.

“Saya rasa saya nggak mau menanggapi itu untuk kemudian mengambil manfaat, BPN Prabowo-Sandi tidak akan mengambil manfaat dari musibah yang diterima oleh seseorang, tapi kita harus menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh KPK dalam rangka memberantas korupsi,” ucap Ferry.

Romi ditangkap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantor Kanwil Agama Sidoarjo, Jawa Timur, sekira pukul 09:00. Saat ini, ia berada di Polda Jawa Timur untuk mnejalani pemeriksaan oleh penyjidik KPK. (yendhi/yp)