Tuesday, 19 March 2019

Diteken, MoU Kerja Sama RI-Singapura Bidang Ekonomi Digital

Jumat, 15 Maret 2019 — 20:31 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, dan Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya, menyaksikan sekaligus penandatangan kerjasama. (johara)

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, dan Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya, menyaksikan sekaligus penandatangan kerjasama. (johara)

JAKARTA  – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dan Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya, menyaksikan sekaligus penandatangan 3 Memorandum of Understanding (MOU) kerja sama RI-Singapura di bidang ekonomi digital.

Kegiatan itu berlangsung di tengah  penyelenggaraan Reginal Investment Forum (RIF) di ICE BSD City,  Tangerang, Selatan,  kemarin.

Ketiga MOU tersebut adalah, MOU untuk mendirikan WeKode Coding School antara PT RISING Innovation Ventures dan SGFintech Pte Ltd, MOU untuk mendirikan co-working space antara PT. WeKode Techno-Preneur Hub dan SGFintech Pte. Ltd, dan MOU untuk penyediaan talenta digital antara PT RISING Innovation Ventures dan Glexindo.

“Kerja sama ini adalah sesuatu yang ditunggu-tunggu, guna mengatasi kurangnya talenta di bidang ekonomi digital di Indonesia, kami menyambut baik inisitatif PT RISING Innovation Ventures dan SGFintech Pte Ltd untuk mendirikan coding school di Indonesia”, ucap  Rudiantara.

WeKode akan menjadi sekolah coding RI-Singapura pertama yang rencananya akan didirikan di Indonesia. Jocelyn Luhur, selaku CEO PT RISING Innovation Ventures, menyatakan bahwa minat kaum millennial di bidang coding ini sangat tinggi, begitu juga permintaan pasar bagi coder.

“Kami berusaha menjembatani kebutuhan tersebut, dan kami yakin dengan didukung syllabus dan program yang bagus dari Singapura, WeKode coding school dapat menciptakan talenta-talenta yang handal dan siap pakai bagi pelaku industri digital,” ucap wanita yang baru saja menyelesaikan kuliahnya di Amerika Serikat tersebut.

Selain pendirian coding school, WeKode sekali lagi bekerjasama dengan SGFintech Pte Ltd, untuk mendirikan co-working space yang di design khusus untuk menjadi inkubator-inkubator technopreurs bagi usaha rintisan (startups) Indonesia.

Presiden Direktur SGFintech Pte Ltd, yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Fintech Singapura, Hock Lai, menyatakan bahwa coding school harus didukung dengan pembangunan co-working space guna terciptanya sebuah ekosistem yang memadai. (johara/win)