Tuesday, 19 March 2019

Ditekuk Frankfurt 1-0 Inter Milan Tersingkir di Depan Pendukung

Jumat, 15 Maret 2019 — 5:22 WIB
Pemain-pemain Eintracht Frankfurt rayakan gol ke gawang Inter Milan (reuters)

Pemain-pemain Eintracht Frankfurt rayakan gol ke gawang Inter Milan (reuters)

ITALIA- Inter Milan tersingkir dari perburuan trofi Liga Europa setelah kalah 0-1 dari
Eintracht Frankfurt di Stadio Giuseppe Meazza, Italia dalam laga leg kedua babak 16, Jumat (15/3/2019) dinihari WIB.

Menyakitkan Nerrazuri tergusur di depan publik sendiri lewat gol cepat Luka Jović tepatnya pada menit kelima. Wakil dari Jerman itu unggul secara agregat 1-0 sebab di leg pertama kedua tim bermain imbang 0-0. Dan Frankfurt pun lolos ke perempay final.

Ini adalah kekalahan pertama Inter di kandang dalam tujuh pertandingan di Liga Europa.

Awalnya diyakini bakal lolos ke perempat, nyatanya raksasa Serie A Italia itu harus menelan pil pahit.
Rupanya Frakfurt menerapkan taktik mencari gol cepat. Ini dibuktikan ketika laga baru berlangsung empat menit mereka terus menyerbu pertahanan Inter.

Harusnya tim tamu sudah unggul ketika Gacinovic melepaskan tembakan di depan kotak penalti tetapi bisa ditinju Handanovic, bola rebound jatuh di kaki Haller, yang juga ikut mengujamnya hanya beberapa jarak dari gawang. Sayang, digagalkan tiang gawang.

Namun akhirnya Frankfurt mencetak gol semenit kemudian. Jovic menerima umpan lambung dan dari sisi kanan melepas tembakan keras ke pojok gawang yang tidak dapat dihalau Handanovic.

Setelah gol itu Frankfurt kian nyaman menekan Inter Milan dan menguasai jalannya pertandingan sehingga beberapa kali nyaris menambah gol namun selalu digagalkan Handanovic. Babak pertama berakhir dengan kedudukan 1-0.

Memasuki babak kedua Inter kembali tertekan, menit ke-61 tim tamu nyaris menambah gol ketika Kostic berebut bola di udara dengan D’Ambrosio yang dimenangkan Kostic. Ia lalu memberi umpan kepada Jovic. Bola yang bergulir ke tepi kotak penalti Inter disambar Jovic, tetapi Handanovic bisa menghadangnya.

Inter Milan mulai bisa keluar dari tekanan namun usaha mereka untuk menyamakan kedudukan sia-sia lantaran penyelesaian akhir yang buruk dan Nerrazuri pun tersingkir di depan pendukungnya. (b)