Saturday, 23 March 2019

Dituding Agum Tak Punya Prinsip, SBY: Ibu Ani Tidak Happy

Jumat, 15 Maret 2019 — 14:06 WIB
instagram

instagram

JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyebut pernyataan Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar membuat sedih istrinya. Saat ini, Ani Yudhoyono bersedih tengah menjalani pengobatan di RS National University Hospital (NUH), Singapura karena menderita penyakit kanker darah.

SBY mengaku harus menanggapi pernyataan Agum setelah vakum dengan media sosial (medsos) karena telah mengganggu mental isterinya yang tengah menjalani pengobatan.

“Tadi malam, ketika saya mendampingi Ibu Ani di rumah sakit NUH Singapura, saya harus menenangkan perasaan Ibu Ani yang terus terang terganggu dengan pernyataan Pak Agum Gumelar beberapa saat yang lalu,” ucap SBY dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/3/2019).

(Baca: Soal Sindiran Agum Gumelar, SBY: Saya Malu Harus Bertengkar di Depan Publik)

 

SBY mengatakan pernyataan Agum dinilai menyudutkan dirinya ketika menuding tidak memiliki prinsip karena mendukung Capres Prabowo Subianto. “Teman-teman tahu bahwa Pak Agum, tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba menyerang dan mendiskreditkan saya soal pencapresan Pak Prabowo. Nampaknya Ibu Ani merasa tidak ‘happy’ dengan kata-kata Pak Agum yang menghina saya sebagai ‘tidak punya prinsip’,” ucap SBY.

Presiden ke-enam RI tersebut merasa sedih melihat kondisi istri yang tengah melawan kanker darah namun harus diterpa isu yang tidak mengenakkan dari Agum. “Ibu Ani bersama saya, siang dan malam, sedang berusaha untuk menjaga semangat dan kesabaran, agar tetap kuat menghadapi serangan kanker yang menimpa Ibu Ani. Tentu, sebagai pendamping setia Ibu Ani saya sedih kalau ada berita yang justru mengganggu hati dan pikirannya,” papar dia.

SBY menambahkan, yang membuat Ani semakin sedih karena selama ini hubungan keluarga SBY dan Agum sangat baik. Bahkan, Ani sangat sayang kepada isteri Agum, Linda Gumelar. Namun, SBY menyampaikan kepada Ani bahwa Agum menyampaikan hal itu karena tidak mengetahui dilema dan persoalan yang dia dan Partai Demokrat hadapi dalam Pilpres 2019.

“Jika tahu, tak akan berkata begitu. Kecuali kalau Pak Agum memang tidak suka dan benci dengan saya. Saya juga mengatakan kepada Ibu Ani.. ‘Percayalah saat ini lebih banyak orang yang bersimpati dan bahkan mendoakan Ibu Ani agar Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa mengangkat penyakit Ibu Ani, dibandingkan dengan yang mencercanya’,” ucap SBY.

Sebelumnya, dalam video pernyataan yang beredar luas, Wantimpres Agum Gumelar tak hanya menyindir Prabowo, tapi juga SBY yang mendukung capres nomor urut 02 itu. Agum, dalam video yang tengah viral di media sosial menyindir SBY yang dulu merupakan anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) dan meneken surat pemberhentian terhadap Prabowo. Agum dan SBY sama-sama merupakan anggota DKP.

“Walaupun sekarang ini saya jadi heran, ini yang nanda tangan rekomendasi kok malah mendukung, ah itu. Nggak punya prinsip itu orang,” kata Agum Gumelar melalui rekaman video. (yendhi/yp)