Tuesday, 19 March 2019

Dua Bulan Pariwisata Ibukota Setor PAD Rp1,02 Triliun

Jumat, 15 Maret 2019 — 0:30 WIB
monas

JAKARTA – Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI dari sektor pariwisata mengalami tren kenaikan dari Januari ke Februari 2019. Sedangkan tahun 2018 dengan periode yang sama justru terjadi penurunan.

“Hal ini menunjukkan tren positif, mengingat selama tahun 2018 PAD DKI Jakarta mengalami turun-naik,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Edy Junaedi, Kamis (14/3/2019).

Kenaikan PAD berasal dari semua sektor komponen PAD, yaitu pajak hotel, pajak restoran dan pajak hiburan.

Data dari Badan Pelayanan Pajak dan Retribusi Provinsi DKI Jakarta menunjukkan, pada Januari 2019 sebesar Rp 485,174 miliar masuk ke kas daerah, sementara itu pada Februari tercatat ada kenaikan sebesar 22 persen dibanding Februari 2018 menjadi Rp 537,828 miliar.

Pajak restoran penyumbang paling besar di PAD bulan Februari tercatat Rp 306.106.879.971, Rp 164.731.468.065 dari pajak hotel dan Rp 66.989.677.754 dari pajak hiburan. Dengan awal yang baik, diharapkan tren positif ini akan terus bertahan hingga akhir tahun.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta optimistis bisa terus mendorong upaya peningkatan target pendapatan PAD tahun 2019. Edy menegaskan, berbagai upaya dilakukan untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

“Dengan memberikan pelayanan informasi yang baik melalui media sosial, promosi paket pariwisata, kerja kolaborasi dengan komunitas, industri pariwisata dan Pemerintah Pusat serta penyelenggaraan event berskala besar,” jelasnya.

Diharapkan tahun 2019 sebesar 2,9 juta wisatawan mancanegara ke Jakarta dapat tercapai.(guruh/st)