Saturday, 23 March 2019

Kasus Romi Tidak Pengaruhi Paslon 01, Hanya Elektabilitas PPP

Jumat, 15 Maret 2019 — 15:04 WIB
Peneliti LSI rdian Sopa (rizal)

Peneliti LSI rdian Sopa (rizal)

JAKARTA –  Peneliti senior LSI Denny JA, Ardian Sopa mengatakan, elektabilitas Partai Persatuan Pembangunan akan turun pasca KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menangkap Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy.

“Dengan kasus ini elektabilitas PPP aka  melorot,” kata Ardian saat ditemui di kantornya, Jl. Pemuda, Rawamangun, Jumat (15/3/2019).

Ardian mengatakan, calon legislatif (caleg) PPP di daerah akan sulit dengan kasus ini.

“Caleg PPP di daerah-daerah akan berat dengan adanya kasus ini. Untuk itu, caleg PPP akan ekstra kerja keras,” papar Ardian.

Soal elektabilitas pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’aruf Amin belum tentu akan turun.

“Sebab kasus ini sifatnya personal. Selain itu, TKN Joko Widodo – Ma’aruf Amin harus bisa menegaskan apa posisi Rommy disana,” katanya.

Selain itu, Ardian menegaskan semua pihak harus memperhatikan praduga tak bersalah.

“Harus diperhatikan pra duga tak bersalah. Jangan nanti, sudah rame-rame menjastisi, ternyata beliau hanya jadi saksi. Kita tunggu hasil pemeriksaan KPK terlebih dahulu,” katanya. (rizal/tri)