Saturday, 23 March 2019

Ketua TKN Yakini OTT Romi Tak Terkait Pemenangan Jokowi – Ma’ruf

Jumat, 15 Maret 2019 — 14:38 WIB
Erick Thohir, Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf. (cw6)

Erick Thohir, Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf. (cw6)

JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) yakin kasus yang menimpa Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy tidak terkait dengan dukungannya kepada Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Diyakinin pula persoalan yang membelit Romi itu tidak akan mempengaruhi elektabilitas Jokowi – Ma’ruf di Pilpres 2019.

“Yang musti kita lihat, apakah ini lebih ke pribadi atau hubungan demgan Pilpres. Tapi saya yakin sih gak ada hubungan dengan Pilpres. Kan ga ada hubungannya dengan pilpres (jadi tidak berpengaruh). Kecuali, mohon maaf, misalnya ada hubungan dengan pilpres ya bisa. Tapi kalau pribadi ya sulit,” kata Ketua TKN, Erick Thohir, usai menemui Cawapres Ma’ruf Amin di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2019).

Erick menegaskan tidak semua peristiwa dapat dikaitkan dengan kepentingan Pilpres, terutama dikaitkan kepada Jokowi – Ma’ruf.

“Harus dipisahkan antara pribadi dengan pilpres. Kalau misalnya, mohon maaf, ada apa-apa dengan yang lainnya pun kan masak dihubungkan dengam pilpres. Sama kaya yang selalu saya omongin ada trotoar berlubang terus kita jalan kaki nih trus kejeblos yang disalahin presiden, kan ada kepala daerahnya,” imbuhnya.

(Baca: Dikabarkan Ditangkap KPK, Cuitan Terakhir Romi Dibanjiri Netizen)

Dia mengatakan TKN masih menjunjung azas praduga tak bersalah dalam menyikapi Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Romi. Dia menegaskan proses hukum terhadap semua pihak yang diduga bersalah tetap harus dijalankan.

(Baca: Penyidik KPK Datangi Rumah Ketua Umum PPP

“Saya rasa unsur pra duga tak terbersalah harus kita jaga. Tetapi penegakan harus berjalan, harus kita hormati. Siapapun termasuk saya harus hormati,” tandasnya.

(Baca: Romi Dikabarkan Ditangkap KPK, PPP: Kami Tunggu Kabar Resmi)

Romi ditangkap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantor Kanwil Agama Sidoarjo, Jawa Timur, sekira pukul 09:00. Saat ini, ia berada di Polda Jawa Timur untuk mnejalani pemeriksaan oleh penyjidik KPK. (ikbal/yp)