Friday, 22 March 2019

Komisi I DPR Kutuk Serangan Teroris Terhadap Umat Islam di Selandia Baru

Jumat, 15 Maret 2019 — 17:13 WIB
Ketua Komisi 1 DPR   RI,DR. H. Abdul Kharis Almasyhari

Ketua Komisi 1 DPR RI,DR. H. Abdul Kharis Almasyhari

JAKARTA  – Ketua Komisi I DPR  Abdul Kharis Almasyhari mengecam dan mengutuk tindakan pembantaian terhadap kaum muslim yang akan menjalankan ibadah shalat Jumat di dua masjid di Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). Dia juga menyebut itu sebagai tindakan biadab dan juga  teroris.

Abdul Kharis Almasyhari menyatakan  prihatin dan mengutuk tindakan terorisme  terhadap jamaah sholat Jum’at  yang tidak bersalah. Dia minta  agar pemerintah Selandia Baru dan pihak keamanannya bisa memberikan perlindungan kepada umat Islam di Selandia Baru khususnya Warga Indonesia disana.

“Saya sebagai Ketua Komisi 1 DPR RI  menyatakan bela sungkawa kepada semua  korban  yang dibunuh secara keji semoga arwah mereka diterima di sisi Allah SWT sebagai syuhada. Saya  meminta adanya penegakan hukum,  dan kalau perlu hukum mati pelaku terorisme tersebut. Jangan ada sejengkalpun di bumi  ini ada sifat intoleran  yang merenggut korban nyawa, seperti di Selandia Baru,” katanya dalam keterangan tertulis,  Jum’at.

Menurut politisi  PKS ini, pemerintah Selandia Baru tentu sudah mempunyai data dan infomasi intelijen terkait kasus tersebut sehingga harusnya bisa dicegah, apalagi pelaku memakai media sosial dalam melakukan aksinya.

“Ini bukan lagi soal kelompok kriminal apalagi media hanya menyebut penembakan  ini menciderai rasa kemanusiaan kita, jelas terorisme itu ada dan terjadi disana, saya prihatin dan mengutuk aksi pembantaian di Jumat kelabu ini, ini duka dunia bukan hanya korban di Selandia Baru” tegas Kharis.

Anggota DPR asal Solo ini juga meminta agar Kementerian Luar Negeri segera mendatangi korban dan memberikan perlindungan hukum, keamanan dan keselamatan WNI disana.

“Bagaimana rakyat sipil bisa membawa senjata begitu mudah, kita minta kementerian Luar Negeri dan Kedubes Indonesia bergerak cepat untuk mendata, mendampingi, memastikan keamanan dan keselamatan semua WNI di Selandia Baru serta berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat sehingga kita pastikan semoga tidak ada WNI yang menjadi korban,” tandasnya. (timyadi/win)