Tuesday, 19 March 2019

Menlu Retno: Ada 6 WNI saat Penembakan di Mesjid Al Noor

Jumat, 15 Maret 2019 — 11:41 WIB
Petugas menolong korban luka usai insiden penembakan di Mesjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru. (reuters)

Petugas menolong korban luka usai insiden penembakan di Mesjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru. (reuters)

JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyebut ada enam Warga Negara Indonesia (WNI) saat terjadi penembakan di Mesjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru.

“Informasi awal ada enam warga negara Indonesia di mesjid itu,” ungkapnya kepada wartawan di Istana Wakil Presiden, Jumat (15/3/2019). “Tiga warga negara Indonesia itu berhasil melarikan diri, sudah bisa dikontak. Kita masih mencari tiga yang lainnya.”

Menurutnya, di Christcurch terdapat 330 WNI, 130 orang di antaranya pelajar. Sejauh ini tim masih terus bertugas mencari informasi.

“Tim sudah berada di sana,” ujarnya. “Mengenai pelaku, berapa jumlah pelaku, motifnya, sampai sekarang belum ada infonya.”

(Baca: Masjid Al Noor Ditembaki Orang Tak Dikenal, Polisi : Ini Insiden Kritis)

TVNZ mewawancarai seorang saksi mata yang melihat seorang pria memaski mesjid sambil menenteng pistol pada pukul 13:45 waktu setempat. Ia mengaku
mendengar suara tembakan senjata api.

Ia kemudian lari ke belakang mesjid setelah mendengar kembali suara tembakan. Ia melihat banyak jamaah duduk di lantai mesjid. (*/yp)