Sunday, 26 May 2019

Usakti Sandingkan Gelar Beregu LIMA Badminton GJC

Jumat, 15 Maret 2019 — 18:10 WIB
Vicky Angga Saputra membuka pintu kemenangan bagi Usakti. (junius)

Vicky Angga Saputra membuka pintu kemenangan bagi Usakti. (junius)

 

JAKARTA –  Universitas Trisakti (Usakti) berhasil mempertahankan takhta di LIMA Badminton: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference 2019. Sukses itu diraih setelah menang atas Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di pertandingan yang dihelat di Gelanggang Remaja, Jakarta Timur, Jumat (15/3/2019).

Pertandingan pertama dibuka oleh sesi tunggal putra. Vicky Angga Saputra membuka pintu kemenangan bagi Usakti setelah mengatasi Krisnawan Harianto dari UNJ 21-5 dan 21-3. Kemenangan itu semakin terbuka lebar bagi Usakti, ketika Respati Banuaji/Wahyu Hariyansyah (Usakti) dari nomor ganda, berhasil mengakhiri perlawanan Aditya Zaki/Rizky Ariansyah (UNJ) dengan skor 21-15 dan 21-18.

Penentu kemenangan bagi Usakti akhirnya dituntaskan dari nomor triple. Pasangan Andre Suryo Prayogo/Dicky Cahya Yustiwa/Kelvin Valentino menang atas Bima Fikri Anggareksa/Langgeng Prakoso/M. Hendra Triwardani (UNJ) dengan skor tipis 21-19 dan 21-19. Usakti berhak meraih tiket ke ajang LIMA Badminton Nationals.

Pelatih Usakti, Ferrico Heryansyah Halim mengatakan, bahwa kunci kemenangan tim asuhannya itu ada di nomor ganda. “Pertandingan hari ini menegangkan. Kunci kemenangan dari tim kamu ada di nomor ganda, karena tunggal kami cukup kuat. Di LIMA Badminton GJC ini sektor ganda persaingan dan keunggulannya merata. Siapa yang lebih siap dia yang akan menang,” ungkapnya.

Menuju LIMA Badminton Nationals, Rico menambahkan bakal mewaspadai tim dari Jawa Barat dan Yogyakarta. Rico juga optimis bisa mengawinkan gelar juara tim Usakti di ajang LIMA Badminton Nationals. “Kami optimistis mengawinkan gelar putra putri kami di Nationals nanti, tapi kembali lagi kepada Tuhan Yang Mahaesa. Kami hanya akan berusaha semaksimal mungkin dan berdoa,” tutup Rico.

Dari zona lain di Jawa Timur, Tim putra bulutangkis Unitomo keluar sebagai yang terbaik setelah mengalahkan Universitas Brawijaya (UB) Malang dengan skor tipis 3-2. Meski kalah, UB tetap berhak mendampingi Unitomo di final nasional yang akan berlangsung di Yogjakarta. (junius/ys)