Friday, 22 March 2019

Wanita Pembantu Ini 15 kali Peragakan Pembunuhan Bayi

Jumat, 15 Maret 2019 — 21:26 WIB
R, 18, pembantu rumah tangga yang membunuh bayinya sendiri saat rekontruksi pembunihan.  (anton)

R, 18, pembantu rumah tangga yang membunuh bayinya sendiri saat rekontruksi pembunihan. (anton)

TANGERANG – Kasus pembunuhan yang diduga dilakukan pembantu rumah tangga di Perumahan Urbana Place Jalan Raya Merpati, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan, Baten, direka ulang atau direkonstruksi oleh Polres Tangerang Selatan.

Dalam rekonstruksi itu tampak tersangka R (18) membunuh bayi yang baru dia lahirkan dengan cara menjerat leher dengan kain warna biru.

“Pelaku R dengan sadar membunuh anaknya sendiri setelah beberapa menit lahir dengan cara menjerat leher bayi dengan kain warna biru di kamar tidur, ” kata Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho , Jumat (15/3/2019).

Ada sekitar 15 adegan dalam rekontruksi pembunuhan bayi yang lahir di luar nikah dan tidak ada ayahnya. Bayi itu hasil hubungan badan yang dilakukannya dengan sang kekasih saat masih menetap di Sukabumi, Jawa Barat. “Jadi hasil penyelidikan dari kami ternyata bapak kandung dari R adalah teman dekat atau pacar dari R yang berada di Sukabumi,” katanya.

Tersangka R, memperagakan secara detail mulai proses kelahiran si jabang bayi dengan normal hingga membunuh serta membuangnya di tong sampah.

Atas perbuatannya, R dijerat Pasal 80 ayat (3) Undang Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 341 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Seperti diketahui, pada 5 Maret lalu dua petugas kebersihan yakni Irfan Azhar,26, dan Enjang Suherman, 29, saat memilah-milah bungkusan sampah melihat ada darah di kantong plastik merah yang dikita bangkai hewan.

Petugas kebersihan tersebut, terkejut ketika pada saat kantong plastik dibuka berisikan jasad bayi laki-laki dan dilaporkan ke sekuriti perumahan dan dilanjutkan ke polisi. (anton/b)