Tuesday, 19 March 2019

Ada Delapan Usul Warga Tangani Macet di Jakarta Utara

Sabtu, 16 Maret 2019 — 7:01 WIB
Warga dan Pemkot Jakut sepakati penanganan kemacetan dipicu truk trailer dengan bersamaan. (deny)

Warga dan Pemkot Jakut sepakati penanganan kemacetan dipicu truk trailer dengan bersamaan. (deny)

JAKARTA – Penanganan bersama kemacetan lalulintas di wilayah Jakarta Utara, yang dipicu truk trailer disepakati warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Jakarta Utara Menggugat bersama Pemkot Jakarta Utara.

Usulan penataan a akan disampaikan langsung kepada Gubernur DKI, agar bisa dituangkan menjadi kebijakan. “Ada delapan kesepakatan sejak sembilan bulan lalu bersama pemerintah,” ucap perwakilan Aliansi Jakarta Utara Menggugat, Triyono.

Dari beberapa pointer kesepakatan, diantaranya menertibkan pool truk trailer serta depo kontainer sesuai Perda nomor 1 tahun 2014 tentang rencana detail tata ruang dan peraturan zonasi, serta pengaturan jam operasi truk trailer.

“Selanjutnya, melakukan monitoring serta evaluasi bersama kemacetan secara terus menerus,” ungkapnya. Adapun rekomendasi usulan yang akan disampaikan kepada gubernur, seperti pembentukan komite, kajian rutin, dan membentuk pusat informasi.

Wali Kota Jakarta Utara, Syamsudin Lologau, mengapresiasi peran serta masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Jakarta Utara Menggugat untuk mengatasi persoalan kemacetan. Selain memicu ketidaknyamanan, kemacetan berdampak terhadap peningkatan beban ekonomis. (deny/b)