Wednesday, 22 May 2019

49 Orang Tewas

Masuki Ruang Sidang, Tersangka Penembakan di Masjid Christchurch Tersenyum

Sabtu, 16 Maret 2019 — 9:01 WIB
Tersangka penembakan brutal di masjid di Selandia Baru, Brenton Tarrant, jalani sidang perdana. (reuters)

Tersangka penembakan brutal di masjid di Selandia Baru, Brenton Tarrant, jalani sidang perdana. (reuters)

SELANDIA BARU – Brenton Tarrant dihadirkan di pengadilan Distrik Christchurch, Sabtu (16/3/2019) dengan tuduhan pembunuhan setelah serangan teror terjadi di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru yang menewaskan 49 orang.

Pria 28 tahun yang diketahui sebagai warga negara Australia tersebut, menjalani sidang untuk satu tuduhan pembunuhan, tetapi polisi mengatakan dakwaan lebih lanjut diperkirakan akan menyusul.

(Baca: Siapakah Pelaku Penembakan Massal di Masjid Selandia Baru?)

Dilansir Sky News, Brenton memasuki ruang sidang dengan seragam penjara berwarna putih, tangan diborgol, dan bertelanjang kaki sambil diapit dua petugas polisi. Tak terlihat penyesalan di wajah Brenton, ia justru menyeringai ketika media mengambil fotonya. Ia pun membuat simbol “Kekuatan putih” dengan gerakan tangannya.

(Baca: Penembakan Brutal di Selandia Baru, MUI: Ini Tragedi Terkeji)

 

Seperti diketahui Brenton merekam dirinya saat melakukan serangan brutal di dua masjid. Wali kota Christchurch, Lianne Dalziel mengatakan, penembakan di dua masjid di mana setidaknya 49 orang tewas adalah “tindakan pengecut” dan penyerang datang dengan “kebencian di hatinya”.

Menurut  Wali Kota, makam sedang digali untuk puluhan jamaah yang menjadi korban penembakan. “Saat ini kota yang dilanda kesedihan mendalam, tetapi kita akan bangkit dan melanjutkan jalan kita untuk menyambut orang-orang dari semua bangsa, dari semua agama dari semua budaya ke kota kita.”

(Baca: Jokowi Kecam Keras Penembakan di Masjid di Selandia Baru)

Saat ini, masih ada 36 orang menjalani perawatan di rumah sakit Rumah Sakit Christchurch. (mb)