Monday, 20 May 2019

Bus AKAP Ngetem di Jalan Raya Bogor Digiring ke Terminal Jatijajar

Minggu, 17 Maret 2019 — 18:39 WIB
Kepala Dishub Depok Dadang Wihana didampingi Kepala Terminal Bis Jatijajar saat dialog dengab sopir bus AKAP yang masuk terminal Jatijajar.  (anton)

Kepala Dishub Depok Dadang Wihana didampingi Kepala Terminal Bis Jatijajar saat dialog dengab sopir bus AKAP yang masuk terminal Jatijajar. (anton)

DEPOK  – Puluhan petugas tim gabungan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ),  mengiring bus angkutan kota angkutan propinsi(AKAP) yang mangkal di sepanjang Jalan  Raya Bogor, ke Terminal Bus Jatijajar, Depok, 17/3/2019).

Kegiatan pengiringan dan sosialisasi oleh tim gabungan BPTJ yang berasal dari Polres Kabupaten Bogor,  Polres Depok, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, berkaitan dengan batas waktu toleransi agen maupun pengelola bus AKAP mangkal di sejumlah agen sepanjang Jalan . Raya Bogor.

“Oleh BPTJ digiring  masuk semua ke terminal bus Jatijajar, Depok,”  kata Kepala Dishub Kota Depok Dadang Wihana didampingi Kepala Terminal Bis Jatijajar, Minggu (17/3).

dishub depok dan sopir bus akap-(anton)

Sesuai himbauan sejak awal untuk bus AKAP kendaraan bus itu harus masuk termibal Bis Jatijajar mulai tanggal 13 Maret 2019 dan bus  AKDP sekitar 13 April 2019. Jika sampai batas waktu yang ditentukan masih ada transportasi umum yang membandel pihaknya akan segera memberikan sanksi tegas bahkan sampai ke pencabutan ijin.

“Kami ingin mengoptimalkan keberfungsian terminal Bis Jatijajar sehingga, diharapkan nantinya tidak  ada lagi bus yang ngetem di UI, pertigaan PAL Kelapa Dua,  pinggir Jl. Raya Bogor, Jl. Raya Juanda dan Jl. Raya Margonda,” katanya.

Tidak hanya melakukan pengiringan dan sosialisasi kaitan surat himbauan sejak awal Maret 2019 tapi pihak BPTJ juga telah membuat surat keputusan (SK)  tim terpadu dan menempatkan sejumlah personil untuk mengawasi kegiatab di lapangan.

Petugas yang diturunkan sebanyak 25 personil untuk mengawasi kawasan pertigaan Jallan Tol Cijago, pertigaan Simpang Depok, pwrtigaan Simpang Margonda dan pertigaan simpang termibal bis Jatijajar. (anton/win)