Friday, 22 March 2019

DPRD DKI Minta Gubernur Anies Tuntaskan Asset Pemprov yang Banyak Hilang

Minggu, 17 Maret 2019 — 7:10 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi

JAKARTA – DPRD DKI Jakarta menengarai banyak aset pemprov hilang dan terjerat sengketa. Sebab itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta segera menuntaskan pencatatan aset, terutama dari fasos fasum pengembang.

“Pemprov harus segera menuntaskan masalah aset ini. Kan sudah lama ditengarai bermasalah, ” kata Prasetio Edi Marsudi, Ketua DPRD DKI Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

Menurut Prasetio, selain tidak tercatat, banyak aset yang hilang dan dikuasai pihak lain, terutama menyangkut lahan. Begitu pula, aset dari kewajiban pengembang berupa lahan fasos dan fasum. “Dari tahun ke tahun tidak tuntas, “katanya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui banyak masalah pencatatan aset Pemprov DKI Jakarta yang bertahun-tahun belum dituntaskan.

“Ada banyak, misalnya ada laporan ada catatannya tetapi barangnya tidak ternotaris dengan baik, atau ada barangnya tapi tidak tercatat, atau ada barangnya ada catatannya tapi ada selisihnya. Jadi variasinya banyak,” kata Anies.

Selain itu, Anies juga mengatakan ada beberapa aset yang hingga saat ini masih tersandung masalah hukum.

Untuk mengatasi masalah pencatatan aset, Pemprov DKI Jakarta pun telah membentuk tim yang bertugas untuk melakukan inventarisasi dan pencatatan ulang.

Namun, perubahan struktur organisasi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta disebut mempersulit proses pencatatan ulang tersebut.

Selain itu, banyak pegawai dahulu bertugas untuk melakukan pencatatan sudah tidak bekerja lagi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta baik karena pensiun ataupun sudah meninggal dunia.

“Proses konfirmasinya agak sulit karena pensiun, karena sudah wafat, jadi banyak faktor-faktor teknis tapi itu semua nanti kita bereskan,” katanya. (john/b)