Friday, 19 July 2019

BPN Singgung Catatan Ma’ruf, TKN Sindir Tablet Bawaan Sandi

Senin, 18 Maret 2019 — 0:24 WIB
Kedua calon wakil presiden terlihat memegang kertas catatan selama debat cawapres 2019. (yendhi/ikbal)

Kedua calon wakil presiden terlihat memegang kertas catatan selama debat cawapres 2019. (yendhi/ikbal)

JAKARTA – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Andre Rosiade menyinggung cawapres Ma’ruf Amin yang membaca catatan saat bertanya kepada Sandiaga Uno dalam sesi tanya jawab. Di depan Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin, Aria Bima, Andre berharap agar Ma’tuf tak lagi mencontek.

“Harapan saya ke depan, jangan pakai contekan lagi mas,” sindirnya usai debat di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Tidak terima dengan sindiran Andre, Aria mengatakan catatan kertas yang dibawa Ma’ruf bukanlah contekan. “Itu bukan contekan,” bantah dia.

“Kok bertanya pakai contekan,” ucap Andre menimpali.

Aria kembali menegaskan catatan yang dibawa Ma’ruf bukan sebuah contekan. Politisi PDI Perjuangan ini pun menyinggung Sandi yang membawa tablet dalam arena debat.

Dia menjelaskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak melarang perserta debat membawa catatan. Hal ini dilakukan agar peserta debat dapat menyampaikan data secara akurat.

(Baca: Debat Ma’ruf vs Sandi: Sama-sama Bikin Contekan, Tetap Ada Bedanya)

“Bukan (contekan). Pak Sandi pun pakai ini (tablet) tadi, kita lihat.  Masalah contekan tidak dilarang, itu ada data. Kalau soal data itu kita boleh,” terang Aria.

Dalam debat kedua cawapres memang membawa catatan di atas panggung. Ma’ruf membawa kertas putih yang diletakkan di atas mejanya. Hal serupa juga dilakukan Sandi. Bahkan tidak hanya membawa kertas catatan, Sandi juga membawa sebuah tablet yang dipergunakan selama debat berlangsung. (ikbal/yp)