Tuesday, 16 July 2019

Perempat Final Liga Champions

Hadapi Juventus, Ajax Usung Misi Balas Dendam

Rabu, 20 Maret 2019 — 15:31 WIB
Dua bek Ajax, Daley Blind dan Matthijs de Ligt merayakan kemenangan tim mereka atas Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu. (reuters)

Dua bek Ajax, Daley Blind dan Matthijs de Ligt merayakan kemenangan tim mereka atas Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu. (reuters)

BELANDA – Laga antara Ajax Amsterdam kontra Juventus tersaji pada perempat final Liga Champions. Kedua tim akan bentrok pada Kamis (11/4/2019) dini hari WIB dan Rabu (17/4/2019) dini hari dengan Ajax tampil selaku tuan rumah pada leg pertama.

Bagi bekas manajer Ajax, David Endt, pertandingan Ajax versus Juventus merupakan partai klasik di Liga Champions. Kedua tim pernah bertemu di final Piala Champions 1996 di Stadion Olimpiade, Roma, Italia.

Ketika itu, Juventus sukses memenangkan duel lewat adu tendangan penalti. Si Nyonya Tua pun meraih gelar juara Liga Champions untuk kedua kalinya.

Laga itu juga sekaligus bukti keberhasilan Juve membalaskan dendam mereka kepada Ajax. Saat turnamen ini masih bernama Piala Champions, tepatnya tahun 1972-1973, Ajax behasil mengalahkan Juventus pada babak final dengan skor 2-0 di Stadion Red Star, Beograd, Serbia.

Kini, kedua tim kembali bentrok. Meski bukan di final, namun Endt menilai laga ini tetap sarat gengsi. Bahkan, Endt menegaskan, perempat final ini sebagai kesempatan besar bagi Ajax membalas sakit hati mereka yang dikalahkan Juventus pada final Liga Champions 1996.

“Juventus memang benar-benar tim favorit. Sulit dimungkiri. Tapi, dengan tradisi sepak bola kuat yang dimiliki Ajax, segalanya bisa saja terjadi,”ucap Endt, kepada Radio Kiss Kiss.

Dengan mengusung misi balas dendam, manajer Ajax pada periode 1993-2013 itu yakin Ajax bisa mempermalukan Juventus. “Ya, saat ini ada yang kami perjuangkan. Balas dendam,” imbuhnya.

Perjalanan Ajax ke perempat final pun terbilang gemilang. Mereka berhasil lolos dari babak 16 besar setelah mendepak juara bertahan sekaligus kandidat kuat asal Spanyol, Rea Madrid.

Ajax lolos dengan agregat gol 5-3 setelah pada leg pertama di kandangnya kalah 1-2, namun berhasil membalikkan keadaan dengan unggul 4-1 saat bertandang ke markas Real Madrid, Stadion Santiago Bernabeu. (*/ys)