Tuesday, 17 September 2019

Dilema Persija di Piala Presiden 2019

Kamis, 21 Maret 2019 — 6:37 WIB
persija

JAKARTA – Setelah dipastikan bakal menggunakan Stadion Patriot Candrabhaga di Kota Bekasi saat menjamu Kalteng Putra pada babak perempatfinal Piala Presiden 2019, sebuah dilema bakal dihadapi Persija ‘Macan Kemayoran’ Jakarta jika lolos ke babak semifinal. Pasalnya, tim asuhan Ivan Kolev itu harus memilih untuk lebih fokus di Piala Presiden 2019 atau Piala AFC 2019.

Pasalnya, babak semifinal Piala Presiden 2019 akan digelar dalam dua leg. Leg pertama akan digelar pada (2/3 April) dan (5/6 April) 2019 untuk leg kedua. Di sisi lain, Persija harus terbang ke Filipina untuk menghadapi Ceres dalam lanjutan fase Grup G Piala AFC pada 3 April mendatang. Sesuai dengan regulasi AFC, Persija harus sudah tiba di Filipina maksimal H-2 sebelum pertandingan. Itu artinya, tim asuhan Kolev sudah harus mendarat di Filipina pada 1 April mendatang.

Di sisi lain, Ratu Tisha Destria, selaku Administrators Organizing Commitee (OC) Piala Presiden 2019 memastikan tidak ada penundaan jadwal pertandingan untuk kompetisi pramusim tersebut. Itu, artinya, Macan Kemayoran harus siap menerima segala konsekunsinya jika mereka mampu lolos ke babak semifinal Piala Presiden 2019.

“Tidak ada (penundaan jadwal Piala Presiden), Persija harus siap dengan itu. Apalagi jadwal ini sudah dibuat ketika sudah ada pertandingan Piala AFC,” tegasnya.

MEMILIH

Ratu menambahkan, segala keputusan kini berada di tangan Persija untuk lebih memilih Piala Presiden atau Piala AFC. “Manajemen dari Persija dan PSSI sudah tahu akan hal itu dan itu harus diantisipasi dari jauh hari dengan jadwal yang sudah disepakati bersama. Tim bisa mengatur ritmenya sendiri dengan baik. Itu prioritas masing-masing manajemen tapi itu bukan berarti ingin kalah, tidak mungkin. Jangan lupa kalau (Piala Presiden) ini turnamen pramusim,” jelasnya.

Namun Sekjen PSSI itu akan tetap memberikan dispensasi kepada Persija dengan boleh menurunkan pemain U-19 di Piala Presiden.

Persija sendiri bisa menambah maksimal 11 pemain dari U-19, sehingga total berjumlah 18 pemain. Itu hanya bisa dilakukan pada leg pertama saja jika mereka lolos ke babak semifinal. diperbolehkan menurunkan 11 pemain U-19. Peluang Persija untuk lolos ke babak semifinal, sukup besar. Selain karena level Kalteng yang baru promosi ke Liga 1 musim 2019 mendatang, Persija dengan status juara bertahan di Piala Presiden juga mendapat dukungan lebih di hadapan The Jak Mania. (junius/bu)