Tuesday, 16 July 2019

Sehari Dibui, Begini Kondisi Jokdri

Selasa, 26 Maret 2019 — 11:19 WIB
Joko Driyono saat datang ke Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu. (toga)

Joko Driyono saat datang ke Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu. (toga)

JAKARTA – Mantan Plt Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono tidak menyangka kalau dirinya akan ditahan oleh tim Satuan tugas (Satgas) Antimafia Bola.

Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono mengungkapkan, Jokdri, sapaan akrab Joko Driyono, kaget begitu mengetahui dirinya akan ditahan selama 20 hari kedepan.

“Tentunya hari ini adalah hari pertama Pak Jokdri melaksanakan tahanan di Polda Metro Jaya. Ya tentunya yang bersangkutan kaget juga,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Selasa (26/3/2019).

Meski begitu, lanjutnya, Jokdri dalam keadaan dan kondisi yang stabil. “Tetapi kondisi normal setelah kita lakukan pemeriksaan dari dokes Polda Metro Jaya kondisi normal, tidak masalah,” imbuhnya.

(BacaJokdri Akhirnya Ditahan Satgas Anti-Mafia Bola)

Diketahui, Jokdri diduga dalang dari perusakan barang bukti dalam kasus dugaan pengaturan skor. Argo menyebutkan, penahanan terhadap Jokdri dilakukan terkait kasus tersebut.

“Tentunya dengan dilakukan penahanan tersebut yang disangkakan kepada pasal menyuruh melakukan perusakan, memasuki area sudah tidak boleh orang masuk. Kemudian mengambil beberapa dokumen-dokumen. (Sehingga) Penyidik melakukan penahanan kepada Pak Jokdri,” jelasnya.

(BacaKalau Tahu Akan Ditahan Jokdri Tidak Datang ke Polda Metro)

Sebelumnya Jokdri diduga menjadi dalang dari perusakan dan pencurian barang bukti yang dilakukan oleh tiga tersangka kasus tersebut. Atas dugaan itu, status Jokdri pun ditingkatkan oleh penyidik Satgas Antimafia Bola menjadi tersangka.

Adapun penetapan Jokdri sebagai tersangka dilakukan sebelum tim penyidik melakukan penggeledahan di kediaman Jokdri di apartemen Taman Rasuna, kawasan Kuningan Jakarta Selatan dan juga ruang kerja pengganti Edy Rahmayadi ini di kantor PSSI (cw2/ys)