Monday, 27 May 2019

Anies: Tarif Ojek Online Rp 32 Ribu, MRT Rp14 Ribu, Murah Mana?

Kamis, 28 Maret 2019 — 23:06 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. (yendhi)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. (yendhi)

JAKARTA – Moda Raya Terpadu ( MRT) udah diluncurkan dan disambut gegap-gempita warga Ibukota. Namun, ternyata beroperasinya MRT kemudian muncul polemik tentang besar tarif MRT dari Stasiun Lebak Bulus ke Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) senilai Rp 14.000. Taraif ini dinilai masih mahal.

Atas keluhan ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi serius dan meminta semua pihak untuk membandingkan tarif MRT dengan moda transportasi lainnya.

Anies meminta warga untuk mengkomparasikan MRT dengan angkutan laian.  “K ita lihat, jadi disebutkan (mahal) itu bila berapa sih? Jadi opsinya apa naik ojek, naik motor sendiri, jadi itu komparasinya itu anda mau naik apa?” ujar Anies di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat,  Kamis (28/3/2019).

Menurut Gubernur  Anies, apabila naik ojek online dengan panjang jalur yang sama,  warga harus membayar Rp 32.000.  Anies merujuk keputusan (Kemenhub) yang baru terbit dan menyebutkan bahwa  tarif  ojek  online Rp 2.000 per kilometer. “Jaraknya berapa 16 kilometer kali Rp 2.000 sama dengan Rp 32.000. Murah mana? MRT,” ujar mantan pendidik itu.

“Jadi kalau ada yang bilang tinggi dan rendah, saya tanya balik nih tinggi rendah harus ada perbandingannya itu baru kita katakan ya tinggi ya rendah. Ojek saja harganya Rp 32.000?” kata mantan Mendikbut ini.

Anies mengatakan,  MRT jauh lebih nyaman jika dibandingkan dengan transportasi lain terutama ojek online. “Kalau ini kenyamanan tinggi jamnya pasti, harganya lebih murah dibanding ojek, itu maksud saya. Jadi bagi masyarakat kalau melihat harga itu jangan harga lawan 0, tetapi harga dibandingkan moda transportasi lain termasuk kalau pribadi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI sepakat dengan DPRD DKI soal tarif MRT. Kesepakatan ini tercapai setelah Gubernur Anies mendatangi kantor Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Selasa.  (*/win)