Wednesday, 24 April 2019

Rhoma Irama Bakal Lakukan Upaya Hukum Lain untuk Ridho

Jumat, 29 Maret 2019 — 8:45 WIB
Rhoma Irama memeluk haru putranya Ridho Irama

Rhoma Irama memeluk haru putranya Ridho Irama

JAKARTA – Raja Dangdut Rhoma Irama, 72, mengungkap sejumlah kejanggalan terkait kasus hukum anaknya. “Ridho sudah bebas dan dapat efek jera di penjara, rehab itu disembuhkan. Dia sudah jera, tidak gunakan lagi, sudah sembuh. Tapi dia ditarik lagi ke penjara. Nah, sekarang falsafah dan logika hukumnya di mana? Itu yang saya nggak ngerti,” tanya Rhoma Irama, kemarin.

Tak terima Ridho masuk penjara lagi, Rhoma dan tim pengacara akan melakukan upaya hukum lainnya. “Ini pertanyaan besar, kok keputusan surat edaran dilanggar sendiri, “ kata Rhoma Irama.

Ridho Rhoma harus masuk penjara lagi lantaran Mahkamah Agung (MA) lewat putusan kasasi Nomor 570 K/PID.SUS/2019, menjatuhkan hukuman pidana menjadi 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan penjara.

“Saya sebagai rakyat awam menganggap aneh bin ajaib. Kenapa? Pertama, berdasarkan surat edaran MA, pengguna di bawah 1 gram, itu harus direhab. Begitu juga kepolisian dan kejaksaan, semuanya sama. Di bawah 1 gram, direhab, “ katanya.

“Ridho kan pengguna 0,7 gram. Itu sudah diproses dari penjara selama 126 hari dan rehabilitasi. Ini pelanggaran, harusnya langsung direhab. Setelah di penjara 126 hari, baru rehab.

Setelah dinyatakan selesai dan sembuh oleh dokter, maka dibebaskan. Sekarang Ridho sudah bersih, bebas, dan beraktivitas menyanyi kembali, tiba-tiba datang surat MA meminta Ridho di penjara,” tutur Rhoma Irama, heran. (mia/d)