Friday, 20 September 2019

Survey Indikator : Jokowi-Ma’ruf Menangi Pilpres 55,4 persen, Prabowo-Sandi Tak Capai 40 Persen

Rabu, 3 April 2019 — 15:12 WIB
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei. (ikbal)

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei. (ikbal)

JAKARTA – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru yang dilakukan pada periode 22 Maret hingga 29 Maret 2019.  Pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo – Ma’ruf Amin diprediksi akan memenangi Pilpres 2019.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan Jokowi – Ma’ruf Amin mendapatkan suara di atas 50 persen. Sedangkan paslon penantang, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mendapatkan suara kurang dari  40 persen.

“Hingga akhir Maret 2019, Jokowi – Ma’ruf masih unggul dengan elektabilitas 55,4 persen.   Sedangkan Prabowo – Sandi mendapatkan suara 37,4 persen.

Sementara itu sebanyak 7,2 persen belum menentukan ,” ujarnya di kantornya, Jalan Cikini V, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2019).

Burhanuddin menerangkan Jokowi – Ma’ruf dominan pada tiap kelompok gender, usia, desa/kota, kelas ekonomi, etnis Jawa, basis NU dan non Islam dan pendidikan.

Lebih lanjut, hasil survei Indikator juga memperlihatkan dari 55,4 persen suara paslon 01, baru 46,6 persen yang menjadi basis kuat. Sedangkan 37,4 persen suara paslon  02, basis kuatnya sekitar 29,2 persen.

“Sementara itu swing voters kurang lebih imbang di basis pendukung masing-masing sekitar 8 hingga 9 persen,” imbuhnya.

Namun Burhanuddin mengingatkan meski berjarak 18 persen, kemenangan Jokowi – Ma’ruf masih belum aman. Menurutnya dua pekan di bulan April akan sangat menentukan perolehan suara  pada 17 April.

“Kalau tidak ada kejadian luar biasa, Jokowi – Ma’ruf akan memenangi Pilpres 2019. Namun semua bisa terjadi di dua minggu terakhir,” pungkasnya.

Survei Indikator dilakukan 22 Maret – 29 Maret 2019 kepada 1220 responden yang dipilih secara random. Sementara itu margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (ikbal/tri)