Tuesday, 23 April 2019

Gunakan AMMdes, Produktivitas Petani, Nelayan dan IKM Meningkat

Sabtu, 13 April 2019 — 12:44 WIB
Presdir PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) Reza Treistanto dan Direktur Industri Maritim Alat Transportasi dan alat Pertahanan Direktorat Jenderal industri Logam Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika  saat Workshop & Family Gathering Forum Wartawan Industri di Puncak,  Bogor,  Sabtu (12/4/2019).(ist)

Presdir PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) Reza Treistanto dan Direktur Industri Maritim Alat Transportasi dan alat Pertahanan Direktorat Jenderal industri Logam Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika saat Workshop & Family Gathering Forum Wartawan Industri di Puncak, Bogor, Sabtu (12/4/2019).(ist)

JAKARTA – Produktivitas petani, nelayan dan juga industri kecil menengah (IKM) semakin terdorong dengan memggunakan AMMdes (Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan)

Hal ini dikatakan Presiden Direktur PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) Reza Treistanto saat Workshop & Family Gathering Forum Wartawan Industri di Puncak,  Bogor,  Sabtu (12/4/2019).

Pasalnya terdapat 63 perusahaan lokal yang terkait dalam proses pembuatan AMMDes, ditambah efek dominonya yang juga bisa dirasakan oleh masyarakat luas.

“AMMDes dijual juga beserta aplikasinya. Nah Aplikasinya ini dibuat oleh anak bangsa, mulai dari mesin pengolahan beras, pengolahan jagung, pengolahan kopi dan masih banyak lagi. Jadi multiplier effect-nya dapat dirasakan oleh semua,” jelasnya.

KMWI selaku produsen dari AMMDes mulai berencana menggenjot penjualan AMMDes di berbagai wilayah. Tingginya potensi penjualan dan juga banyaknya efek positif yang bisa dihasilkan dari hadirnya AMMDes di pedesaan menjadi salah satu alasan perusahaan untuk memaksimalkan ragam jalur pemasaran yang dimilikinya.

Terkait produksi, saat ini KMWI memiliki kapasitas produksi sebanyak 3.000 unit per tahun. Rencananya perusahaan akan meningkatkan kapasitas terpasangnya menjadi 12 ribu unit per tahun di 2020.

Perseroan membagi segmen pemasarannya menjadi dua bagian. Pertama adalah melalui pemerintah dan kedua adalah dengan menjualnya secara perorangan kepada masyarakat di desa.

Untuk target penjualan di segmen pemerintah, pada bulan ini KMWI berencana mendaftarkan produk AMMDes-nya dalam katalog elektronik atau e-catalogue, sehingga Kementerian ataupun Lembaga pemerintah lainnya yang ingin membeli dapat mengaksesnya melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Sedangkan untuk penjualan langsung kepada masyarakat, KMWI melalui salah satu entitas usahanya, PT Kiat Mahesa Wintor Distributor (KMWD).

Direktur Industri Maritim Alat Transportasi dan alat Pertahanan Direktorat Jenderal industri Logam Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika menambahkan, di Indonesia terdapat 74 ribu desa, jika setiap desa melakukan pemesanan sebanyak 2 unit, tentu jumlahnya akan sangat signifikan.

“AMMDes merupakan solusi untuk mengurangi kesenjangan dari desa. Jika perusahaan swasta juga memikirkan hal yang sama dan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membeli AMMDes, maka masyarakat desa bisa menjadi lebih sejahtera,”ungkapnya.

AMMDes sendiri saat ini baru tersedia dalam model off road, namun KMWI juga tengah berencana untuk meluncurkan AMMDes untuk on road.(tri)