Tuesday, 23 April 2019

Jelang Pemungutan Suara, Kapolda Metro: Belum Ada Potensi Kerawanan

Senin, 15 April 2019 — 16:08 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiono di Polda Metro Jaya. (yendhi)

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiono di Polda Metro Jaya. (yendhi)

JAKARTA  –  Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menyebut hingga saat ini belum menemukan tanda-tanda Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan yang mengganggu proses pencoblosan Pemilu 2019.
Hal itu disampaikan oleh Gatot usai melakukan rapat internal di Gedung Promoter Polda Metro Jaya bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiono, dan Ketua KPU DKI Betty Epsilon Idroos membahas persiapan menghadapi pemungutan suara Pemilu 2019 pada Rabu 17 April 2019.
“Sampai hari ini saya dari internal saya kepolisian kemudian koordinasi dengan Pangdam belum ada hal-hal atau potensi kerawanan yang dapat mengganggu situasi ke amanan,” kata Gatot, Senin (15/4/2019).
Kendati dimikian, pihaknya bersama Pangdam Jaya tidak akan menganggap remeh dan terus melakukan antisipasi serta deteksi dini agar Pemilu 2019 dapat berjalan sebagaimana mestinya.
“Kita terus melakukan langkah-langkah deteksi dini untuk mengatahui potensi kerawanan yang bisa berkembang, kita sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi,” tegas Gatot.
Bersama Pangdam Jaya, lanjut Gatot, dirinya telah melakukan kegiatan antisipasi rutin sejak satu bulan yang lalu dengan menggelar patroli gabungan baik tingkat Polda dan Kodam, Polres dan Kodim, maupun Polsek dan Koramil. Serta dibantu instansi lain yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Sasaran kita sudah jelas yaitu tempat-tempat yang memiliki potensi kerawanan, hal ini ditujukan untuk memberikan rasa aman nyaman kepada masyarakat saat datang ke TPS menggunakan hak pilih nya secara bebas, agar tidak ada perasaan-perasaan khawatir, maupun terintimidasi, ini tujuan kita,” tandas Gatot. (yendhi/yp)