Tuesday, 23 April 2019

KPK Belum Bisa Pastikan di Mana Romahurmuziy Mencoblos

Senin, 15 April 2019 — 18:49 WIB
Eks Ketum PPP Romahurmuziy alias Rommy saat di KPK.(cw6)

Eks Ketum PPP Romahurmuziy alias Rommy saat di KPK.(cw6)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menentukan lokasi mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romi mencoblos dalam Pilpres maupun Pileg 2019. Sebab, saat ini Romi masih dibantarkan penahanannya guna menjalani proses perawatan di RS Polri, Jakarta Timur.

“Sampai hari ini masih pembantaran di RS Polri. Kami belum mengetahui apakah Rabu sudah kembali ke Rutan KPK,” ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Senin (15/4/2019).

Namun, lanjut Febri, apabila kondisi Romi membaik dan sudah bisa balik ke sel tahanan, Romi dipastikan akan mencoblos di TPS 012 Guntur, Jakarta Selatan, bersama dengan 63 tahanan korupsi lainnya.

“Sebanyak 63 orang tersebut hanya yang ditahan di Rutan Cab KPK dari 3 lokasi (Gedung lama KPK di C1, Belakang Gedung MP KPK di K4 dan Rutan Guntur),” tandasnya.

Romi bersama dengan pihak Kementerian Agama RI diduga menerima suap untuk mempengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi di Kemenag, yaitu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.

Selain Romi, KPK juga menetapkan dua tersangka lain. Mereka ialah Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin.

Saat OTT di Surabaya, Jawa Timur, KPK menyita uang sebesar Rp 156.758.000. Uang tersebut disita penyidik KPK dari sejumlah orang, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi Rp 17,7 juta, Amin Nuryadin selaku Asisten Romahurmuziy Rp 50 juta serta Rp 70,2 juta, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenang Jawa Timur Haris Hasanuddin Rp 18,85 juta. (cw6/b)