Monday, 24 June 2019

Lima Hari Diculik, Anisa Kini Takut Bertemu Orang Asing

Senin, 15 April 2019 — 14:11 WIB
Anisa bersama neneknya Sri Wahyuni (istimewa)

Anisa bersama neneknya Sri Wahyuni (istimewa)

BEKASI –  Bocah perempuan yang diculik wanita separuh bayu, saat ini kondisinya masih ketakutan kalau melihat orang asing.

“Anisa sekarang ketakutan kalau melihat orang asing,” ujar Aprilina Lestari (19) ibu Anisa Suci Ardiwibowo (3)  balita  korban penculikan, Senin (15/04) melalui pesan Whatsapp.

Ibu muda ini mengaku kalau putrinya dalama kondisi sehat, tidak ada luka yang dialaminya, tetapi Anisa masih nampak trauma seperti yang ketakutan.

“Alhamdulillah sehat, hanya saja ya gitu bocahnya masih agak ketakutan gitu,” kata saat dikonfirmasi, Senin (15/4/2019).

Aprlina mengaku saat Senin ini dia masih di Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan, “Senang bisa kumpul lagi. Sekarang masih di Polda, lagi pemeriksaan,” jelasnya.

Aprilina mengaku sempat ketemu dengan penculiknya dan sepertinya rada pikun, “Khabarnya ibu itu mau ke Bogor naik KRL,” ucapnya.

Dirinya juga sudah bertemu dengan ibu-ibu yang membawa anaknya. Dirinya hanya melihat dan tidak mengajak bicara. Untuk itu ia menyerahkan semua proses kepada pihak kepolisian.

“Sudah ketemu, saya tidak ngobrol-ngobrol. Kan lagi diperiksa polisi, ngomongnya gitu ngalor ngidul lah kaya orang ngelantur gitu. Dia nggak ngaku, nggak nyesel lagi, dia bilang cucunya gitu. Pikun sih engga diajak ngomong nyambung hanya saja dia ngomongnya plintat plintut,” katanya.

Menurut Aprilina  anaknya bisa ditemukan berawal dari informasi warga yang melihat anaknya bersama ibu-ibu di Stasiun Jatinegara, tidak hanya di Jatinegara warga juga melihat ibu-ibu dan Anisa diberi makan oleh orang lain di daerah Kebayoran Lama.

“Waktu awal lihat di Stasiun Jatinegara hanya sepintas saja. Kemudian saat di Kebayoran Lama dia itu lihat ibu-ibu itu lagi diurus sama warga, terus minta anterin ke Stasiun Pasar Senen,” katanya.

“Di Stasiun Senen dia baru tahu, baru lihat Facebook tentang penculikan anak saya. Akhirnya kabari nelpon saya,” sambungnya.

Mendapat kabar dari warga tersebut, April langsung menghubungi kepolisian Polda Metro Jaya segera berangkat ke Sasiun Pasar Senen.

“Kan warga itu sudah hilang jejak ibu itu ya, terus orang Polda langsung lacak cari, saya juga ikut cari. Akhirnya ketemu,” jelasnya.(saban/tri)